Site icon Berita Kota Makassar

BLK Gowa Latih Ratusan Warga Produktif

GOWA, BKM — Setelah dua tahun fakum tak buka pelatihan karena pandemi, maka tahun 2022 ini Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Gowa kembali membuka pendidikan dan latihan kerja bagi masyarakat produktif.
Pada tahun ini, BLK Gowa membuka 11 kelas jurusan menjahit diawali sebagai tahap awal pelatihan sebanyak empat kelas saja. Empat kelas menjahit yang pesertanya sebanyak 64 orang dari 176 warga terdaftar sebagai peserta ini mulai menjalani prosesi pelatihan yang dilakukan sejak 18 Mei (awal pembekalan) dan akan berlangsung hingga 27 Juni 2022 mendatang.
Kepala UPT BLK Gowa Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gowa, Muhlis, di sela pembukaan pelatihan berbasis kompetensi program pendidikan dan pelatihan vokasi 2022 bertempat di aula BLK Gowa, Senin pagi (22/5), menjelaskan, pelatihan dilakukan guna meningkatkan pengetahuan keterampilan dan pendidikan vokasi bagi para warga usia produktif yang mengacu pada keahlian tertentu.
”Dalam pelatihan angkatan kali ini, kita hanya diberi kewenangan merekrut peserta 176 orang dengan 11 kelas pelatihan. Dan tahap awal baru kita buka empat kelas yang pesertanya sebanyak 64 orang dan sudah menjalani masa pembekalan sejak 18 Mei lalu,” kata Muhlis selaku pelaksana kegiatan di sela pembukaan pelatihan tersebut.
Dikatakan Muhlis, untuk perekrutan peserta pihaknya telah membuka pendaftaran secara online dan manual langsung ke kantor UPT BLK Gowa sejak beberapa bulan lalu. Para peserta ini menjalani dua proses seleksi yakni wawancara dan tes tertulis dan hasilnya 176 yang lulus dan kini menjalani pelatihan bertahap dengan mendapatkan materi berbasis kompetensi silabus dari Kementerian Tenaga Kerja dipandu para instruktur lokal dan provinsi.

”Setelah mereka menjalani pelatihan 33 hari ke depan, para peserta akan kembali mengikuti UJK secara nasional yang pembiayaannya gratis dari Kementrian. Setelah lulus para peserta menerima dua sertifikat yakni sertifikat dari BLK Gowa dan sertifikat uji kompetensi yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Nasional melalui perwakilan Makassar. Jadi manfaat pelatihan ini sangat besar. Dan para alumni bisa terekrut di mana saja karena memiliki kompetensi legal dari pemerintah. Selama ini memang banyak orang bisa menjahit secara otodidak namun mereka tidak paham bagaimana cara bikin pola, mengukur. Maka di pelatihan ini mereka dilatih untuk tahu dasar-dasar itu, ” papar Muhlis sembari mengatakan BLK Gowa sudah menelorkan delapan alumni dari delapan angkatan pelatihan yang telah dilaksanakannya.

Dalam perekrutan calon peserta pelatihan, pihak BLK sangat selektif. ”Kami tidak menerima jika ada calon peserta yang mau ikut pelatihan hanya sekadar mengisi kekosongan kegiatan tapi kami rekrut yang memang ingin mandiri dan membangun usaha karena inti dari kegiatan ini adalah membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran,” tambah Muhlis.

Sementara itu, Kadis Nakertrans Gowa, Salehuddin Bachtiar diwakili Kabid Pelatihan dan Produktivitas, Muh Orbawijaya, saat membuka pelatihan ini mengatakan, kegiatan ini tak lain adalah untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi pengangguran. Masyarakat dibantu mendapatkan skill untuk membentuk usaha mandiri dan kewirausahaan.
”Masalah pengangguran adalah masalah kita semua. Telah banyak upaya dilakukan pemerintah antara lain menciptakan lapangan dengan membekali masyarakat dengan pelatihan kompetensi. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini dengan baik, ” kata Muh Orbawijaya didampingi Kabid Pembinaan Hubungan Industrial dan Perlindungan Amril Amiruddin, Kabid Transmigrasi Hasmula dan Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Syahrul Riadi. (sar)

Exit mobile version