MAKASSAR, BKM–Kontestasi pemilihan gubernur (pilgub) di Provinsi Sulawesi Selatan masih cukup lama yakni November 2024 mendatang.
Pilgub Sulsel harus menunggu hasil dari pemilihan anggota legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) yang digelar 14 Februari 2024.
Meski masih cukup lama, namun deretan bakal calon gubernur terus bertambah, khususnya dari internal Partai Golkar.
Para politisi partai berlambang pohon beringin rindang ini dinilai layak untuk ikut di pilgub Sulsel mulai dari dua wakil ketua umum DPP Golkar HAM Nurdin Halid (NH) dan Erwin Aksa.
Ketua DPD I Golkar Sulsel Dr Taufan Pawe, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi, Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak hingga bupati Luwu Utara Indah Putri Idriani.
Kali ini balon gubernur bertambah manakala mantan Wali Kota Makassar periode 2004-2014 Ilham Arief Sirajuddin (IAS) kembali bergabung ke partai yang pernah dipimpinnya.
IAS mengawali karier politiknya di Partai Golkar sebelum hengkang ke Partai Demokrat.
Sebelum mengambil keputusan, IAS mengungkapkan datang menemui NH untuk meminta pertimbangan, masukan, dan saran. Bagi IAS, NH adalah sosok guru politik sekaligus kakaknya.
“Pak NH adalah guru politik saya, beliau adalah kakak yang selalu membimbing saya. Saya sampaikan banyak desakan teman-teman mengajak kembali ke Golkar, makanya saya minta pendapat Pak NH,” kata IAS, Kamis (26/5).
Gayung bersambut. NH merestui IAS untuk kembali ke Partai Golkar. IAS diminta ikut memenangkan Golkar menghadapi peileg 2024.
“Sudah mi dinda. Sini maki bergabung kembali sama-sama besarkan Golkar,” kata IAS menirukan permintaan NH. IAS pun menyatakan komitmennya membesarkan Golkar ke depan.
Termasuk membantu Golkar mempertahankan capaian sebagai pemenang pemilu di Sulsel.
Selain NH, IAS juga menyebut Syahrul Yasin Limpo sebagai guru politiknya. “Jadi dua guru politik saya, pertama Pak NH, kedua Pak Syahrul Yasin Limpo. Ada dalam buku saya itu saya tulis,” katanya.
Sebelumnyam IAS sudah mendapat sambutan dari pengurus DPW PKS Sulsel agar dapat membesarkan partai. Tak hanya itu, IAS juga diminta agar siap menjadi calon gubernur yang akan diusulkan PKS. (rif)

