MAROS, BKM — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros memastikan ketersediaan hewan ternak jelang Hari Raya Idul Adha dalam kondisi aman. Sekretaris Dinas Pertanian, Muhammad Danial, mengatakan, persiapan menjelang Idul Adha, sejauh ini sudah ada 1.464 hewan kurban yang disiapkan.
”Ketersediaan ternak yang siap untuk diproduksi lebih dari cukup. Ketersediaan sapi di Maros ada 1.166 ekor, sementara ketersediaan kambing sebanyak 298 ekor,” kata Danial merinci, kemarin.
Dia mengatakan, untuk data ketersediaan hewan kurban masih bersifat sementara. ”Dari data tersebut bisa saja bertambah menjelang hari raya idul kurban, jadi kita tetap mempersiapkan sekitar 1.500 sampai 2.000 ekor. Apalagi saat ini, perekonomian masyarakat sudah cukup membaik,” ujarnya.
Menurutnya, untuk sapi dan kambing asal Maros juga dipasarkan di Makassar. ”Selain melayani masyarakat Maros, kita juga melayani daerah Makassar,” bebernya.
Danial menyampaikan, dari hasil surveilans di lapangan, hingga saat ini belum ditemukan kasus PMK di Maros. Pihaknya tengah melakukan upaya antisipasi penularan wabah tersebut agar tidak merambah ke Maros.
”Hingga saat ini, Maros masih dinyatakan bersih dari penyebaran wabah PMK. Namun, kewaspadaan mulai dilakukan, melakukan antisipasi dengan surveilans, pengawasan, dan pemantauan jelang momentum kurban,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya bersama Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) memberikan bimbingan kepada peternak sebagai antisipasi PMK. ”Kita imbau kepada peternak untuk menjaga kebersihan kandang, menyemprotkan disinfektan, dan memisahkan sapi yang sakit dengan yang sehat,” jelasnya.
Danial menyebutkan, sejauh ini lalu lintas ternak khusus di Maros normal. ”Agar perekonomian tetap berjalan. Seiring dengan itu sosialisasi dan antisipasi terus kita gencarkan,” bebernya. (ari/c)

