MAKALE, BKM — Seorang pria DE (37) ditemukan warga sudah tidak bernyawa setelah nekat gantung diri dipohon Mangga Lingkungan Kalembang Kelurahan Lapandan, Makale, Rabu (1/6). Pria ini diduga depresi.
Usai menerima laporan, aparat Polsek Makale langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) bersama Unit Identifikasi Polres Tana Toraja.
Seieang saksi mata Desi (30) di TKP menyejaslkan, sekitar pukul 07.30 Wita korban meninggalkan rumah menuju ke RS Lakipadada Makale untuk mengambil obat. Namun pelayanan di Poli Kejiwaan tutup karena hari hari libur. Korbanpun bergegas kembali ke rumah.
Sebelum korban nekat mengakhiri hidupnya, sekitar pukul 08.00 Wita, Desi melihat korban mengambil seutas tali dibawah kolong rumah. Hanya saja saksi tidak mengetahui maksud korban mengambil tali tersebut.
Beberapa saat kemudian saksi mencari korban dan menemukan sudah gantung diri diatas pohon mangga. Desi langsung memberitahukan kepada Paulus (64) dan menyampaikan kepada masyarakat sekitar, kemudian melapor ke pihak berwajib.
Menurut Desy, korban mengalami penyakit jiwa dan sementara berobat di Poli Kejiwaan RS Lakipadada. Korban diduga gantung diri karena depresi setelah dua tahun menderita penyakit gangguan jiwa.
Kapolsek Makake, Iptu Bunga Salu membenarkan kejadian tersebut. Dibagian tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, maupun luka memar yang mencurigakan.
Hasil identifikasi Polres Tana Toraja dan pemeriksaan di Puskesmas Makale, sebelum korban gantung diri memanjat pohon kelapa berdekatan dengan pohon mangga. Selanjutnya korban mengikatkan Tali Nilon warna putih ke ranting pohon Mangga dan dililitkan pada bagian leher korban.
Keluarga korban Dedi Asmara (38), menyatakan ikhlas menerima kejadian tersebut, dan membuat surat pernyataan bermaterai menolak untuk dilakukan otopsi. (gus/C)
