Site icon Berita Kota Makassar

Kejari Takalar Bakal Periksa Oknum Kepsek di Marbo

TAKALAR, BKM — Tim penyidik Kejari Takalar dalam waktu tidak lama lagi, akan memeriksa oknum kepala sekolah (kepsek) di Kecamatan Mangngarabombang (Marbo). Pemeriksaan itu akan berlangsung, pasca-sejumlah guru ASN dan guru honorer melaporkan Kepala Sekolah SDN 112 Bontomanai, Nurhayati atas dugaan pemotongan honor para guru.

Guna memperkuat dasar laporan atas kasus tersebut, para guru juga membawa sejumlah dokumen pencairan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS).
”” Untuk lebih layaknya kasus ini diperiksa, kami juga memasukan beberapa dokumen tambahan sebagai alat bukti terjadinya pemotongan honor di sekolah kami,” ucap Mariati, Bendahara Dana BOS SDN 112 Bontomanai, Selasa (31/5).

Diketahui, sebelum para korban pemotongan honor membawa dokumen ke kantor Kejari Takalar. Para guru juga secara resmi telah melaporkan ulah Kepsek mereka. Bahkan, para guru yang tidak menerima haknya dikebiri oleh sang Kepsek. Mereka (guru) juga melaporkan adanya dugaan penyalahgunaan dana BOS
”Selain pemotongan honor yang kami persoalkan, kami juga melaporkan dugaan penyalahgunaan Dana BOS, dimana selama ini ditugaskan sebagai bendahara, namun yang kelola itu dana Bos hanya kepsek sendiri dan yang membuat Laporan Pertanggungajawan (LPJ) penggunaan dana BOS anaknya Kepsek yang menjadi operator sekolah,” ungkap Mariati yang diamini para guru lainnya.

Tidak sampai di situ, Mariati Cs juga membeberkan sepak terjang sang Kepsek manakala dana BOS hendak dicairkan. ”Memang setelah mau pencairan saya bersama kepala Sekolah ke Bank Sulselbar untuk mencairkan Dana BOS tersebut. Namun setelah dana BOS tersebut cair, kepala sekolah yang langsung mengambil dari saya.” Aku Mariati.

Sementara itu, Kasie Intelijen Kejari Takalar, Sabri Salahuddin, membenarkan kedatangan para guru SDN 112 Bontomanai di kantor Kejari Takalar. Guru-guru SDN Nomor 112 lnpres Bontomanai telah melaporkan kepala sekolahnya kemarin. Dan mereka telah memasukan dokumen tambahan. Pastinya,Kejari Takalar akan terus melakukan puldata dan pulbaket atas kasus ini” Kata Sabri Salahuddin.
Guna melengkapi proses puldata dan pulbaket atas kasus tersebut, Sabri Salahuddin juga mengatakan akan segera melakukan panggilan untuk memintai keterangan Kepsek SDN 112 Bontomani
”Kita akan panggil pihak kepsek untuk dimintai keterangan sebagai langkah menindaklanjuti laporan para guru,” tandasnya. (ira/b)

Exit mobile version