DUNIA entertain bisa mengantar seseorang meraih prestasi. Dari prestasi itu pula hal bisa dicapai. Salah satunya pekerjaan. Utami Rezky Mayang Sari membuktikannya.
LAHIR di Makassar, 28 Januari 2000, Tami –begitu ia akrab disapa– tercatat sebagau Putri Kebudayaan Nusantara 2021 mewakili Provinsi Sulawesi Barat. Penyuka traveling ini kemudian diterima menjadi karyawati di Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sekarang menempati posisi sebagai customer service (CS).
Motto hidupnya patut dicermati. ”Kegagalanbukan lawan dari keberhasilan, tapi ia bagian dari keberhasilan itu sendiri. Maka dari itu, teruslah berkarya dan berprestasi agar kelak ada kisah dan pengalaman yang bisa kita ceritakan dan berbagi.
”
Cewek yang beralamat di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Makassar ini menjadi tamu siniar (podcast) dalam rangka HUT Berita Kota Makassar ke-25. Ia mewakili milenial berprestasi.
Ia berkisah tentang awal mula terjun ke dunia entertain, yang kemudian berhasil mengantarkannya pada dunia kerja. ”Pertama kali terjun ke dunia entertain ketika di awal perkuliahan. Karena ketika sekolah di SMA, waktu habis untuk les dan sekolah. Pas masuk kuliah pertama kali ikut Duta Kampus Sulsel 2020 dan menang,” ungkap Tami.
Sulung dari dua bersaudara ini mengaku suka dunia entertain karena dirinya bisa lebih mengembangkan diri ke depannya. ”Ketika di kampus, saya berpikir nantinya akan bekerja. Lebih banyak berinteraksi dengan orang luar. Juga untuk membantu serta bersosialisasi. Dengan masuk di dunia entertain, dalam sebuah kompetisi kita diajar bagaimana bisa bercakap dengan orang luar, berinteraksi dengan banyak karakter,” jelasnya.
Apa yang diperoleh Tami dari dunia entertain, kini diaplikasikannya di dunia kerja. Menjadi CS di sebuah bank, dirinya bertemu banyak orang dengan karakter berbeda-beda. Namun, dirinya sudah sedikit terlatih dalam berbicara, berinteraksi, serta bertanggung jawab dalam melaksanakan amanah.
Tami merupakan alumni Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi. Ia lahir dan besar di Makassar. Ibunya berasal dari Jawa dan ayahnya Bugis Pinrang.
Di awal terjun ke dunia entertain, cewek berhijab ini mengaku sempat insecure. Hal itu karena dirinya pemalu dan agak suka dalam berbicara. Tidak salah jika ia beralasan terjun ke dunia hiburan untuk mengembangkan skill dan kemampuan, mengasah rasa percaya diri, mampu berbicara di depan umum, serta berbagi dengan orang lain.
Kepada sesama kaum milenial, Tami punya pesan. ”Mari kembangkan diri kalian selagi masih muda. Ada banyak prestasi di luar sana. Bukan hanya akademik tapi juga non akademik. Itu akan sangat berpengaruh di dunia kerja,” imbuhnya.
Ia mengingat, tidak lama setelah diwisudah, dirinya mengajukan lamaran pekerjaan. Ia hanya memasukkan beberapa sertifikat lomba yang pernah diikuti. Sementara ijazah dan transkrip nilainya tidak begitu dilirik. (*/rus)
