MAKASSAR, BKM–Partai Demokrat kembali kehilangan kadernya. Kali ini, Mantan anggota DPRD Makassar periode 2014-2019, Basdir meninggalkan partai berlambang bintang mercy dan bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Selain mantan Anggota DPRD, Basdir juga pernah menjabat Direktur Perusahaan Daerah Pasar Makassar.
Kepindahan Basdir disambut langsung Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulsel Imam Fauzan. Ia membagikan foto memakai baju PPP.
Fauzan menilai Basdir adalah salah satu tokoh yang berpengaruh di Kota Makassar.
“Alhamdulillah kak Basdir bergabung dengan barisan partai kakbah. Ini membuktikan bahwa partai kakbah memiliki daya pikat yang sangat besar terkhusus di Sulawesi Selatan,” kata Fauzan, Sabtu (4/6) kemarin.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Makassar Akbar Yusuf mengatakan kehadiran Basdir akan menambah kekuatan partai kakbah menghadapi pemilu legislatif 2024.
Akbar meyakini Basdir masih punya ketokohan dan basis elektoral untuk memenangkan PPP Makassar.
“Alhamdulillah hari ini kita kedatangan anggota baru saudara Basdir. Kita percayakan posisi Wakil Ketua,” kata Akbar.
Pada pemilu legislatif (pileg) 2019 lalu, Basdir meraih suara masyarakat sebanyak 4.790.
Namun Demokrat hanya mampu meraih dua kursi di dapil itu. Basdir urutan ketiga dengan jumlah suara di bawah Ray Suryadi Arsyad 8.741 suara. Posisi kedua Fatmawati Wahyuddin 6.994 suara.
Akbar Yusuf kini kian percaya diri merebut dua kursi di dapil 2 Makassar.
Menurutnya, Basdir adalah sosok politisi muda dengan pengalaman sebagai anggota dewan dan direktur PD Pasar.
Akbar mengatakan Basdir menjadi semangat baru untuk PPP Makassar khususnya di dapil 2 Kota Makassar.
“Saudara Basdir adalah tokoh muda, mantan anggota DPRD Makassar, mantan dirut perusda menjadi harapan PPP Kota Makassar untuk meraih 2 kursi di dapil 2,” kata Akbar.
Politisi berlatar pengusaha itu kini kian percaya diri membawa PPP bersaing jadi pemenang pemilu legislatif di Kota Makassar.
Ia menargetkan PPP masuk tiga besar dan merebut kursi pimpinan DPRD Makassar 2024.
“Kita ingin merebut unsur kursi pimpinan sesuai tugas dari Ketua DPW PPP Sulsel Imam Fauzan,” kata Akbar Yusuf.
Saat ini PPP mengontrol lima kursi DPRD Makassar. Hanya kalah suara dari Golkar yang meraih unsur kursi pimpinan DPRD Makassar. Akbar Yusuf adalah sosok politisi muda. Ia memimpin PPP Makassar menggantikan Busranuddin Baso Tika pada Desember 2021 lalu. (jun/rif)

