JENEPONTO, BKM — Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar memantau langsung proses perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Kalongerasa, Desa Turatea Timur, Kecamatan Tamalatea, Kamis (2/6).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto kembali memulai program perbaikan RTLH dengan melaksanakan launching program ANTAMA BALLA KI (Ayo Tuntaskan Bersama Rumah Tidak Layak Huni). ANTAMA BALLA KI merupakan program unggulan Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Jeneponto.
Program perbaikan RTLH ini selain menggunakan dana APBD, juga menggunakan dana CSR perusahaan dan kerjasama dengan lintas sektor lainnya. Program yang digawangi dinas Perkimtan itu pun disambut baik masyarakat.
Dari laporan Kepala Dinas Perkimtan Jeneponto, Alfian Syam, menyampaikan, sebanyak 629 unit RTLH akan segera dibangun dengan rincian 503 unit bersumber dari APBN, 100 unit bersumber dari APBD, 20 unit dari pemerintah provinsi, 3 Unit dari PT PLN, dan 3 unit dari LSM
.
Alfian Syam menambahkan, program ANTAMA BALLA KI lahir dari semangat dan prinsip gotong-royong dalam menangani RTLH dengan menjaring kolaborasi multistakhoder mulai dari perusahaan, yayasan, orgamisasi kemasyarakatan, dan LSM seperti Pattirojeka, Peka Peduli, PMI. Bahkan lembaga pendidikan, seperti Universitas Bosowa.
”Alhamdulillah, dalam program ini kita melibatkan multistakholder guna merajut kolaborasi untuk memperbaiki RTLH,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Rektor Universitas Bosowa, Prof Batara Surya, menyampaikan pentingnya gagasan ide dan konsep bersama dalam upaya pembangunan dan tata ruang Kabupaten Jeneponto ke depan
.
Sementara itu, Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dinas Perkimtan serta seluruh stakeholders yang telah memberikan kontribusi bagi penanganan RTLH.
Bupati dua periode itu menjelaskan, hanya dengan kerja sama dan kolaborasilah masalah kemiskinan dan penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) dapat diatasi. ”Dengan kerja sama dan semangat gotong-royonglah 6 ribu unit RTLH di daerah yang kita cintai ini dapat diatasi,” ujarnya.
Diakhir kegiatan tersebut, Bupati H Iksan Iskandar didampingi Wakil Bupati, H Paris Yasir, ketua DPRD, Rektor Universitas Bosowa, Prof Batara Surya, dan Kepala Dinas Perkimtan, Alfian Syam, melaunching beberapa program secara bersamaan. (rls)
