Site icon Berita Kota Makassar

Guru Teladan SMPN 5 Takalar Raih Doktor di UNM

MAKASSAR, BKM — Saat ini guru kian dituntut untuk dapat memilih pendekatan atau model pembelajaran, yang tidak hanya dapat memacu semangat peserta didik aktif dalam pengalaman belajarnya, tapi juga mengakomodasi kecerdasan yang dimilikinya. Karena itu, peran guru sangat penting untuk mewujudkan kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan multiple intelligences yang dimiliki peserta didik.

Salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat memungkinkan meningkatkan kemandirian peserta didik adalah model pembelajaran yang memanfaatkan multiple intelligences (PB-MI) peserta didik. Model pembelajaran ini adalah salah satu model pembelajaran yang berpusat pada kecerdasan dominan peserta didik untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.

Demikian alasan Karmila menulis disertasi berjudul Pengembangan Model Pembelajaran Matematika yang Memanfaatkan Multiple Intelligences Siswa. Disertasi ini dipertahankan di depan penguji yang dipimpin Prof. Dr. Anshari, M.Hum., dengan anggota Prof.Dr. Hamzah Upu, M.Ed., Drs. Suwardi Annas, M.Si., Ph.D., Dr. Bernard, M.S., Prof.Dr. Baso Intang, M.Pd., Prof.Dr. Hamsu Abdul Gani, M.Pd., dan Prof.H. Yaya S. Kusuma, M.Sc., Ph.D.

Sidang ujian promosi doktor dilakukan secara luring pada Selasa, 7 Juni 2022, di Gedung AD Aula Lantai 5 Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (PPs UNM).

Riset disertasi Guru SMP Negeri 5 Kabupaten Takalar ini menggunakan model pengembangan 4-D Thiagarajan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5 Takalar dan SMP Negeri 3 Takalar.

Temuan riset Karmila, antara lain Model PB-MI dan pernagkat pembelajarannya memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. ”Kriteria valid ditunjukkan penilaian ahli dan praktisi. Kriteria praktis ditunjukkan keterlaksanaan Model PB-MI, respons guru, dan kemampuan guru mengelola pembelajaran. Kriteria efektif ditunjukkan aktivitas siswa, respon siswa, kemandirian belajar siswa, dan pencapaian kompetensi hasil belajar siswa,” jelas Karmila.

Seusai menjawab semua pertanyaan, sanggahan, dan klarifikasi dari tim penguji, guru teladan tingkat Kabupaten Takalar tahun 2017 ini dinyatakan lulus dengan memeroleh IPK 3,85 atau predikat kelulusan sangat memuaskan. Dia tercatat sebagai alumni ke-1.080 PPs dan ke-3 Program Studi Ilmu Pendidikan Matematika.

Ketua Prodi S-3 Pendidikan Matematika, Prof.Dr. Hamzah Upu, M.Ed., merasa gembira dan bangga atas keberhasilan mahasiswanya meraih gelar doktor. Menurut alumni S-2 Deakin University Moulberne Australia ini, Karmila tercatat sebagai doktor pertama guru SMP di Kabupaten Takalar. ”Karena itu, Karmila adalah aset SDM potensial dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Takalar,” tegas Guru Besar FMIPA UNM ini. (rls)

Exit mobile version