POLMAN, BKM — Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) dan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Terpadu angkatan V tahun 2022, di Yayasan Al Wasilah dan Pemerintah Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat 29 Mei 2022 lalu.
PKM yang bertajuk pelatihan pembuatan bahan ajar interaktif dan inovatif dengan canva bagi guru MTS berlangsung di Gedung Aula Yayasan Al Wasilah Desa Kuajang.
PKM ini dibuka secara resmi Ketua LP2M UNM, Prof. Dr. Ir. H. Bakhrani Rauf, MT, IPU. Pada pembukaan, Prof Bakhrani menyampaikan pesan dari Rektor UNM, Prof. Dr. Ir. H. Husain Syam, M.Tp, IPU, Asean Eng untuk melakukan tugas PKM secara professional dan terukur, demi efek positif terhadap kesejahteraan masyarakat di segala sendi kehidupan, sehingga masyarakat semakin produktif.
“Perlu kami sampaikan bahwa angkatan V program kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Terpadu Universitas Negeri Makassar di Desa Kajang ini secara resmi dibuka atas nama bapak Rektor UNM,” kata Prof Bakhrani.
“Rektor berpesan kepada kami selaku Ketua LP2M UNM bahwa jangan menjadi halangan pandemi covid ini untuk melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi lakukanlah dengan penuh inovasi dan kreativitas sehingga kegiatannya dapat terlaksana dengan baik sesuai apa yang kita harapkan bersama,” katanya.
Ia mengatakan, dosen harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Sehingga, lanjutnya, masyarakat dapat memiliki pengetahuan, serta keterampilan dan dapat menjadi sejahtera.
“Semoga yang akan kita laksanakan dapat membuahkan hasil maksimal untuk masyarakat khususnya di Desa Kuajang ini pada umumnya,”pungkasnya.
Informasi yang dihimpun, PKM ini diikuti 25 orang peserta yang merupakan Guru dari MTS Al Wasilah.
Ketua tim PKM Nasrah Natsir menjelaskan tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada guru-guru mengenai cara merancang bahan ajar yang kreatif dan inovatif pada abad 21 dengan menggunakan Canva.
“Kegiatan ini sangat direspon oleh para peserta dengan antusias mengikuti kegiatan ini dari awal sampai akhir,” katanya. (rls)
