MAKASSAR, BKM — Sebanyak 883 Laskar Pelangi tercatat mendaftar sebagai tenaga ahli pada pendaftaran tahap II yang dilakukan Pemkot Makassar. Berbeda dengan Laskar Pelangi kriteria tenaga administrasi biasa dan tenaga operasional 24 jam, Laskar Pelangi calon tenaga ahli diuji kembali.
Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi BKPSDM Makassar, Ilham Rasul saat dikonfirmasi, menjelaskan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar telah merampungkan verifikasi berkas Laskar Pelangi. “Dan dari hasil verifikasi berkas, tercatat ada 883 Laskar Pelangi yang mendaftar sebagai tenaga ahli,” ungkap lelaki yang akrab disapa Ilo itu.
Untuk mengetahui apakah para calon Laskar Pelangi yang mendaftar sebagai tenaga ahli memang punya kapasitas dengan keahlian masing-masing, mereka diuji kembali. Hal itu berdasarkan pengumuman Nomor: 800/2746/BKPSDMD/VI/2022 tentang Seleksi Laskar Pelangi Tenaga Ahli Pemkot Makassar ada 883 peserta harus kembali menjalani ujian.
Rinciannya, 38 orang peserta laskar pelayanan jasa ahli agama, 21 peserta ahli bahasa, 20 orang ahli budaya, 128 peserta ahli hubungan masyarakat. Kemudian 63 peserta ahli hukum, 140 orang ahli keuangan, 21 orang ahli pustakawan, 97 orang ahli sosial, 165 orang peserta ahli teknik, dan 190 orang ahli teknik informatika.
Tes lanjutan akan berlangsung di masing-masing OPD sesuai keahlian yang didaftar. Mulai Rabu, 15 Juni sampai Jumat, 17 Juni 2022.
Menurut Ilo, metode ujian ditentukan masing-masing OPD. Misalnya, Laskar Pelayanan Jasa Ahli Agama, diuji di Bagian Kesejahteraan Rakyat. Sementara, Laskar Pelayanan Jasa Ahli Hubungan Masyarakat dan Teknologi Informatika, diuji oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar. Jadwal dan lokasi ujian masing-masing tenaga ahli berbeda.
Dia menegaskan, kendati masih harus mengikuti ujian lanjutan namun dipastikan tidak ada peserta yang tidak lulus Laskar Pelangi. Jika tidak memenuhi syarat maka akan dialihkan menjadi tenaga administrasi.
“Belum tentu lulus. Makanya, ada seleksi apakah layak masuk ke Laskar Pelangi tenaga ahli atau tidak. Kalau tidak memenuhi syarat akan dialihkan ke tenaga administrasi,” tegasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Diskominfo Makassar Mahyuddin, menjelaskan BKPSDM Makassar mencatat ada 128 orang memilih tenaga ahli hubungan masyarakat dan 190 orang memilih tenaga ahli teknik informatika. Dia mengatakan, pihaknya akan menggunakan metode wawancara untuk menguji keahlian masing-masing calon tenaga ahli. Baik yang memilih tenaga ahli hubungan masyarakat maupun teknik informatika.
Mereka akan diuji oleh orang-orang internal Diskominfo yang berkompeten di bidangnya masing-masing. “Metode wawancara dan yang menguji tim kami yang ahli di bidang kehumasan dan bidang IT,” ujar Mahyuddin, Rabu (15/6).
Untuk calon tenaga ahli hubungan masyarakat, Diskominfo akan menguji berkaitan dengan tugas kehumasan dan kemampuan yang dimiliki di bidang tersebut. “Sedangkan untuk IT yang kami ujikan adalah kemampuan dalam penguasaan IT, serta pengelolaan IT,” tuturnya.
Berdasarkan jadwal pelaksanaan ujian akan berlangsung selama dua hari. Yakni, 15-16 Juni 2022. (rhm)
