MAKASSAR, BKM — Buku berjudul “Catatan Covid-19 Dokter Koboi” berhasil mencatatkan rekor sebab menjadi buku pertama yang dilaunching di atas kapal phinisi.
Buku yang diambil dari tulisan dr Wachyudi Muchsin di media sosial ini resmi diluncurkan di atas kapal phinisi yang berlayar dari Pantai Losari, Selasa (21/6/2022) petang.
Sejumlah pejabat dan tokoh hadir. Di antaranya Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Rektor UIM Majdah M Zain, Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia Makassar Nurul, Dekan Kedokteran Unibos dr Marhaen Hardjo Ph.D M.Biomed, Ketua MHKI Sulsel dr Muji Iswanty, dan Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan, Causa Iman Karana.
Adapun editor dari buku yang ditulis dr Wachyudi Muchsin ini adalah dua jurnalis senior Fachruddin Palapa dan Faisal Syam. Buku setebal 148 halaman ini berisi tentang pengalaman Dokter Yudi selama terlibat dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 dua tahun terakhir ini.
“Hanya mencoba menulis di media sosial tentang pengalaman selama aktif menangangi covid-19. Tim editor melihat ada sesuatu yang perlu ditulis dalam sebuah buku sebagai warisan ilmu kepada siapa saja. Maka jadilah buku sederhana ini,” kata pria yang akrab disapa dokter koboi ini.
Yudi yang juga Humas IDI Makassar menambahkan, penerbitan buku ini juga mengandung misi sosial. Semua hasil penjualan buku, kata Yudi, akan disumbangkan ke Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia di Makassar.
Bagi masyarakat yang tertarik membeli buku ini, kata Yudi, bisa langsung mentransfer pembayarannya ke rekening BNI 4456.4456.57 atas nama Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia.
Sementara itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan secara khusus memberi apreasiasi kepada sahabatnya, dr Yudi.
Adnan mengatakan, program gerakan sejuta masker yang digagas Pemkab Gowa dan menjadi percontohan nasional ternyata juga abadikan di buku catatan covid-19 dokter koboi.
Di tempat yang sama, Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Dr Ir Hj Andi Majdah M Zain M.Si menyampaikan bahwa sosok dokter koboi memberi warna bukan hanya di Kampus UIM, tapi juga di Makassar dan Indonesia saat covid-19 sedang ganas-ganasnya.
“Saat itu dokter Yudi mengarahkan agar kampus yang dipimpin bisa mendukung pemerintah melawan covid-19 , dan memberlakukan protokol kesehatan secara ketat,” ujar Majdah.
Tim editor Fachruddin Palapa menambahkan buku ini merupakan potret penanganan covid-19 di Sulsel yang direkam seorang dokter dan di-update secara berkesinambungan di lini masa media sosialnya.
Fachruddin berharap buku ini bisa bermanfaat untuk publik terutama dalam menambah wawasan terkait penanganan covid-19.
“Selain misi sosial juga akan tercatat dalam lembaga rekor prestasi Indonesia dunia (Leprid) atas pencapaian pertama di Indonesia launching buku di atas kapal laut,” kata Fachruddin.
Sekadar diketahui buku ini merupakan buku kedua yang ditulis Dokter Koboi. Sebelumnya Yudi juga sudah menerbitkan buku “Catatan Pagi Dokter Koboi” yang juga memecahkan rekor prestasi Indonesia dunia karena dilaunching serantak di seluruh Indonesia dengan waktu bersamaan.
Dari atas kapal phinisi, Ketua Umum Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) Paulus Pangka menganugerahkan piagam dan medali atas pemecahan rekor Launching Buku Catatan Covid-19 Dokter Koboi pertama di Indonesia kepada Bupati Gowa Dr. Adnan Purichta Ichsan, S.H., M.H. Bupati Gowa, Rektor UIM Dr Ir Hj Andi Majdah M Zain M.Si Rektor Universitas Islam Makassar, Ketua Badan Musyawarah Daerah Sulsel Causa Iman Kirana, Dirut Pegadaian Indonesia 2019-2022 H Kuswiyoto dan penulis dr Wachyudi Muchsin, SH, M.Kes. (rls)
