BARRU, BKM — Klinik Layanan Konsultasi Desa (Klik Desa) sebagai Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional tingkat II Angkatan V 2022 dilaunching Kadis PMDPPKBPPA, Jamaluddin di Aula Kantor Dinas PMDPPKBPPPA Barru, Jumat (17/6).
Launching ini dihadiri Sekkab Barru, Abustan AB dan menyampaikan apresiasi serta ucapan terimakasih atas inovasi yang dilakukan oleh para peserta Diklat PIM II.
“Launching ini diharapkan tidak hanya sebatas kepentingan reformer saja tetapi seluruh dinas atau instansi terkait dapat menjadikan tanggungjawab untuk kepentingan masyarakat. Sehingga Persoalan-persoalan yang menjadi kendala hari akan terselesaikan melalui inovasi-inovasi proyek perubahan yang telah dicanangkan oleh para peserta Diklat,” kata Abustan.
Sekkab atas nama Bupati Barru, Suardi Saleh, melakukan pembukaan launching dan menandatangani piagam pada proyek perubahan bersama reformer.
“Klik Desa akronim dari Klinik Layanan Konsultasi Desa merupakan wadah yang dibentuk untuk meningkatkan peran pembina Teknis Pemerintahan Desa (PTPD) dalam membantu Camat mengkoordinasikan, membina dan mengawasi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Desa,” urai Jamaluddin.
Diakui Jamaluddin kalau proyek perubahan ini memiliki dua tujuan yakni jangka pendek dan jangka menengah. Adapun tujuan jangka pendek yakni terwujudnya Layanan Perkonsultasian Klinik Layanan Konsultasi Desa pada tujuh kecamatan.
Tujuan jangka menengah berupa terwujudnya digitalisasi desa dalam layanan perencanaan, pengelolaan keuangan dan asset desa (Siskeudes dan Sipades) yang terintegrasi dengan system yang ada di Kabupaten.
Harapannya, dimasa yang akan datang, inovasi ini dapat menegaskan transparansi dan akuntabilitas tata kelola Pemerintahan Desa. (udi/C)

