PERUBAHAN adalah sebuah keniscayaan, khususnya yang berhubungan dengan perkembangan teknologi. Untuk itu sistem informasi harus adaptif bagi semua kalangan. Media mainstream telah menjadi bagian dalam proses penyesuaian dan adaptasi agar tetap berjaya di era digital.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan hal itu ketika menyampaikan testimoninya menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Berita Kota Makassar (BKM) ke-25 yang dirayakan 28 Juni 2022. Dia pun berharap di usia perak ini, Harian Berita Kota Makassar terus berinovasi dan senantiasa eksis untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan di Sulawesi Selatan. ”Teruslah menjadi media yang mengedukasi masyarakat dengan karya-karya jurnalistik yang informatif, berimbang, dan anti hoaks,” ujarnya.
Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari menyebut, kehadiran Berita Kota Makassar di tengah masyarakat, tidak hanya berperan sebagai media yang memberikan informasi dan mengabarkan peristiwa-peristiwa yang terjadi. Melalui berita, media ini mampu memajukan pemikiran masyarakat kota Makassar pada khususnya, dan Sulawesi Selatan pada umumnya.
”Semoga ke depannya kian mantap dalam berinovasi. Terus menjadi pelopor dan rujukan berita bagi pemerintah dan seluruh masyarakat,” katanya.
Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki mendorong BKM untuk terus berinovasi, menjadi yang terbaik dalam memberikan informasi yang aktual, faktual dan bermutu kepada masyarakat.
Hal senada diutarakan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel R Febrytrianto. ”Jangan pernah berhenti untuk berinovasi agar mampu tetap eksis,” ucapnya.
Harapan yang begitu besar untuk BKM disampaikan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Ia menyebut koran ini menjadi media yang selalu ia banggakan.
”Teruslah berdedikasi dengan berita-berita produktif, lawan hokas. Tetaplah dengan performa hari ini yang menjadi kebanggaan saya sebagai wali kota dan masyarakat Kota Makassar dengan berita-berita yang produktif, fair, dan tidak terindikasi macam-macam. Terus berada di jalan yang lurus dengan berita-berita yang produktif dan korektif,” jelasnya.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan berharap, BKM mampu terus tumbuh menjadi media yang menyajikan berita aktual, terverifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan ke khyalayak publik. Dan yang paling penting lagi harus bisa beradaptasi menyesuaikan diri di era distrupsi.
”Saya mengapresiasi segala inovasi yang dilakukan oleh BKM dengan tranformasinya menjadi media konvergensi, yaitu satu informasi dalam empat media,” imbuhnya.
Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa, berharap BKM bisa terus menjadi media yang memberikan informasi akurat, mempunyai nilai pendidikan bagi masyarakat di Makassar dan di seluruh Sulawesi Selatan. ”Mudah-mudahan BKM bisa menjadi alat untuk memberikan pengetahuan dan pendidikan kepada masyarakat, termasuk di Kabupaten Sinjai. BKM teruslah berinovasi,” ujarnya.
Harapan senada disampaikan Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung. ”Semoga Harian Berita Kota Makassar terus eksis, menyampaikan informasi yang akurat, dapat memberikan edukasi kepada masyarakat demi kemajuan pembangunan di daerah ini,” terangnya.
Wakil Ketua DPRD Sulsel dari Partai Nasdem Syaharuddin Alrif, mengatakan BKM selama ini merupakana media yang mengedukasi dalam memberikan informasi ke masyarakat Sulsel. Menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Sulsel, serta mendorong pertumbuhan kecerdasan masyarakat.
”25 tahun bukan waktu yang singkat untuk sebuah media. Dari awal sampai sekarang BKM merupakan media yang cukup besar. Menjadi hal paling utama dibaca oleh masyarakat Sulawesi Selatan. Tidak lengkap hidupmu kalau tidak baca Berita Kota Makassar,” tuturnya.
Bagi Wakil Ketua DPRD Sulsel dari Partai Demokrat Ni’matullah, usia perak menunjukkan BKM cukup matang sebagai sebuah media di Makassar. Apalagi media ini sudah begitu berkembang dengan melahirkan satu informasi empat media.
”BKM menghadirkan informasi dengan cara yang kian inovatif, makin mendidik masyarakat. Saya sudah berinteraksi dengan media ini ketika masih muda. Tetaplah terus eksis,” imbuhnya.
Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik, dan Persandian Pemprov Sulsel Amson Padolo, berharap BKM semakin eksis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. ”Media ini akan semakin baik dengan mengadaptasi perubahan ke depan, khususnya perubahan ke era digital. Menyajikan informasi yang aktual. Satu informasi untuk empat media,” terangnya.
Bertahan di Tengah Gempuran
Pengamat media yang juga komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Aswar Hasan, mengaku salut dengan Harian Berita Kota Makassar yang hingga saat ini masih eksis di tengah gempuran media-media berbasis digital. Dia mengatakan, tidak mudah bagi sebuah koran untuk menapakali usia belasan bahkan puluhan tahun seperti Harian Berita Kota Makassar.
“Bahkan bisa melewati tahun perak atau usia ke-25 tahun, itu sebuah pencapaian yang luar biasa. Selamat Hari Jadi, semoga makin jaya ke depan,” ungkapnya saat dihubungi BKM, Senin (27/6).
Dia mengatakan, melihat perkembangan teknologi, termasuk dalam dunia pemberitaan dan penyajian informasi saat ini, agar bisa tetap eksis, butuh lompatan, inovasi, dan kreativitas agar tidak termakan oleh zaman.
Harian Berita Kota Makassar juga harus seperti itu. Menurutnya, ada dua aspek yang harus mendapat perhatian manajemen Harian Berita Kota Makassar untuk mengembangkan medianya. Pertama, harus adaptif terhadap perubahan drastis yang terjadi. Tidak ada jalan selain berinovasi. Baik secara teknologi, maupun keterampilan.
Yang kedua, peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Harian Berita Kota Makassar. “Digitalisasi itu penting. Namun, harus ditindaklanjuti dengan kapasitas dan kompetensi SDM. Berita Kota Makassar, mau tak mau harus mentransformasikan SDM dengan meningkatkan keterampilan supaya bisa berinovasi kapan dan di mana saja,” urainya.
Dia mengaku Harian Berita Kota Makassar termasuk media cetak yang luar biasa, karena bisa bertahan sampai sekarang dalam rentang waktu 25 tahun. Tapi sebagaimana lainnya di seluruh Indonesia, dalam menghadapi distrupsi, mau tidak mau, Berita Kota juga harus mempersiapkan diri untuk mengikuti perkembangan. Terutama kesiapan memasuki era digitalisasi. Karena mau tidak mau, suka atau tidak suka, era itu akan semakin berkembang tak terbendung.
Beruntung, kata dia, karena Harian Berita Kota Makassar sudah punya nama dan pengaruh di Sulsel. Sehingga adaptasi yang dilakukan bisa membuat media tersebut kian eksis jika dimenej dengan baik.
“Harian Berita Kota Makassar sudah punya nama dan pengalaman di Sulsel. Itu sangat berpengaruh. Merupakan modal dalam menghadapi perubahan dan transformasi ke era digitalisasi,” tandasnya. (din-gus-sar-jun-rhm)
