Site icon Berita Kota Makassar

Andi Astiah Ingatkan Orangtua Awasi Pergaulan Anak

MAKASSAR, BKM– Maraknya kekerasan dan perilaku menyimpang. Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Andi Astiah mengingatkan tanggungjawab orangtua kepada anaknya, khususnya ibu-ibu, untuk terus memperhatikan perilaku anaknya.

Hal tersebut disampaikan ke masyarakat dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (sosper) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perlindungan Anak yang berlangsung di Hotel Grand D’Maleo Makassar, Selasa (28/6/2022).

“Saya minta bantu pemerintah untuk sukseskan program pemerintah Jagai anak’ta. Karena terus terang saya minta kepada kita semua orangtua untuk perhatikan dan Jagai sosialnya anak ta karea kembali kepada orangtua. pemerintah sebagai sarana untuk bantu kita,” ungkapnya.

Legislator Fraksi PKS DPRD Makassar mengaku, mereka perlu mendidik anaknya dengan baik. Terkhusus menyampaikan hal positif terhadap sang buah hati. Sebab kondisi anak saat ini sangat berpengaruh terhadap perilaku dilingkungannya.

Selain itu, Anggota Komisi C DPRD Makassar ini mengingatkan kesadaran semua pihak untuk turut bersama-sama menjaga lingkungan sekitar agar perang, balapan liar dan eksploitasi anak yang kerap terjadi akhir-akhir ini di Makassar bisa dihindari.

“Mariki’ semua jaga lingkunganta’, ingatkanki anakta’ masing-masing dan semua pihak, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuda untuk saling bahu membahu. Intinya perluki kesadaran dan kerjasama untuk bertanggung jawab untuk anak-anak ta,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, Achi Soleman menjelaskan menyebut banyak macam kekerasan terhadap anak. Apalagi kurangnya orangtua melakukan pendampingan terhadap anaknya.

“Tentu, ini dengan bekerja sama baik suami dan istri memperoleh hak yang sama dalam hal menghasilkan pendapatan dan merencanakan mengelola keuangan keluarganya sehingga memang pemenuhan untuk tumbuh kembang anak bisa lebih maksimal lagi,” jelasnya.

Terlebih lagi, ia menyebut kasus kekerasan anak sudah mencapai ratusan, bahkan banyak pula yang tidak terdeteksi. Bahkan pernikahan usia dini di Makassar semakin meningkat.

“Makanya kami meminta orang tua terkhusus ibu untuk terus mendidik anaknya. Salah satu yang bisa dilakukan ialah memberikan nasehat bukan lantas memarahi mereka dan jangan lakukan eksploitasi dan mencontoh hal buruk yang bisa dicontoh anak ta,” katanya.

Sementara itu, Kasubag Humas DPRD Makassar, Muh Akbar Rasyid mengaku jika ada aduan warga yang ingin disampaikan ke dewan terkait perlingan anak bisa melaporkan di aplikasi Ajamma DPRD Makassar. “Laporkan mi supaya bisa ditindaklanjuti sama dewan ta semua,” tuturnya. (Ita)

Exit mobile version