HARIAN Berita Kota Makassar merayakan HUT ke-25 pada 28 Juni 2022 kemarin. Seluruh kru dan manajemen koran metro pertama di Makassar itu merayakan ulang tahun perak dengan sederhana namun tetap semarak di kantor BKM yang berlokasi di Lantai 3 Gedung Graha Pena, Makassar, Jalan Urip Sumoharjo.
Sejumlah tamu penting, relasi, dan mitra BKM silih berganti datang untuk memberikan ucapan selamat dan ikut merasakan kegembiraan. Mulai dari Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo, Kepala Dinas Kominfo Makassar Mahyuddin, Kadis Perpustakaan Tenri A Palallo, Kadis Perhubungan Iman Hud, Kepala Dinas Kominfo Gowa Arifuddin Saeni, dan beberapa tamu undangan lainnya. Termasuk Kepala Dinas Infokom, Sandi, dan Statistika Pemprov Sulsel Amdon Padolo serta pejabatnya.
Sejumlah relasi dan mitra kerja dari dunia perhotelan tak lupa ikut memberikan ucapan selamatnya untuk Harian Berita Kota Makassar. Seperti manajemen Hotel Almadera, Claro, The Rinra, Dalton, Grand Palace Hotel, Aston Hotel, TerasKita Hotel, Lynt Hotel, Harper Hotel, Premier Hotel.
Syukuran juga dihadiri sejumlah tokoh penting dari Fajar Grup. Di antaranya Dirut PT Fajar Indonesia Corporindo Suhendro Boroma, Chairman Fajar Grup Agus Alwi Hamu, dan Syamsu Nur.
Saat proses syukuran, Dirut Harian Berita Kota Makassar Mustawa Nur memaparkan kiat dan strategi BKM sehingga bisa tetap eksis di usia yang ke-25 tahun ini. Mustawa mengatakan, di era digital dan perkembangan teknologi yang sangat pesat ini, BKM harus adaptif, kreatif dan melakukan inovasi.
Bukan hanya berkiprah pada segmentasi media cetak, saat ini BKM telah menapaki dan membangun tujuh unit media sebagai satu kesatuan. Dengan konsep media konvergensi, BKM berupaya memberi informasi dengan beberapa penyajian. Yakni bisa dibaca, bisa didengar, dan bisa ditonton.
“Saat ini ada tujuh unit media yang dibangun oleh BKM. Mulai dari media cetak, online, media sosial yakni Facebook, Instagram, Youtube, hingga Tikotok. Kami memang berusaha menyajikan informasi dalam multikonten atau multimedia,” beber Mustawa.
Untuk menguatkan segmen digital, BKM menghadirkan dua studio dengan konsep tertutup dan terbuka. Bahkan salah satu studionya akan lebih fokus pada segmentasi metaverse. “Kami berada pada satu pemikiran untuk melawan kesulitan dan hambatan dengan terus berinovasi. Itu tidak akan berhenti,” tegasnya.
Direktur PT Fajar Indonesia Corporindo Suhendro Boroma, mengatakan di tengah banjirnya informasi dari berbagai platform media, sangat dibutuhkan kecerdasan pengelola media dalam menyajikan informasi yang aktual. Diapun berharap agar BKM konsisten menyajikan informasi yang tidak hoaks. Profesionalisme dan keterampilan dalam mengemas berita menjadi keunggulan media ini untuk bisa bertahan di tengah gempuran media sosial.
“Kita harapkan teman-teman senantiasa terus berinovasi dan berkreasi karena media memang pada dasarnya inovasi tiada henti. Itu pesannya Pak Alwi Hamu 15 tahun lalu dan terus digaungkan kepada seluruh perusahaan di bawah naungan Fajar Grup,” ungkapnya.
Sementara itu, Chairman Fajar Grup Agussalim Alwi Hamu menyampaikan, ada tiga poin yang harus menjadi perhatian untuk tetap bisa eksis. Yakni terus berinovasi dan berkreasi, mengembangkan media dengan sumber daya manusia yang berkualitas, serta kebersamaan.
“Kita harus mempunyai inovasi yang bagus, dan ide yang baik dilakukan BKM. Selanjutnya, biar bagaimana media hebat kalau kualitas SDM tidak terpenuhi, media tidak akan berkembang pesat. BKM kaderisasi dan SDM bagus. Juga kebersamaan. Semakin hebat sebuah perusahaan kalau tidak dengan kebersamaan, tidak berkembang dengan baik. Fajar grup menonjol di Indonesia Timur karena kebersamaannya,” tegas Agus.
Sementara itu, pendiri Harian Berita Kota Makassar Syamsu Nur menyebut BKM sangat maju karena terus melakukan inovasi. “Bagaimana memikirkan masa depan. Selalu harus ada ide dan terobosan yang dipublikasikan. Ini sangat penting dan media lain bisa mencontoh dari BKM,” kata Syamsu Nur.
Dia juga berpesan agar BKM jangan meninggalkan segmentasi media cetak. Namun menjawab tantangan era kini. Media ini harus mengepakkan sayap untuk merambah segmen lainnya.
“Jangan tinggalkan media cetak. Tapi dikombinasikan. Berita Kota merupakan pionir yang perlu dicontoh,” tandas Syamsu Nur.
Pada acara syukuran HUT Berita Kota Makassar juga dilakukan penyerahan Sertifikat Dewan Pers dari PT Fajar Indonesia Corporindo kepada Direktur ujungjari.com Fachruddin Palapa. Juga peresmian studio metaverse oleh Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto.
Danny sempat mencoba kacamata virtual reality (VR) yang dihadirkan pihak SMP Negeri 6 Makassar yang dipimpin Kepsek H Munir, serta dari SD Kassi-kassi. Alat ini menjadi bagian dari konsep menuju Makassar Metaverse (Makaverse) yang tengah digenjot untuk merealisasikannya. (rhm)
