GOWA, BKM — Sepanjang kurang lebih 100-an meter , badan jalan di poros Mawang, Kelurahan Mawang, Kecamatan Somba Opu serta Kelurahan Borongloe, Kecamatan Bontomarannu mengalami rusak parah.
Kerusakan jalan poros yang menghubungkan kota Malino ini pun ternyata membawa petaka bagi mobil truk pengangkut minuman botol kemasan teh pucuk bernopol DD 8711 MQ. Dan sebuah mobil minibus DD 1073 YB. Mobil truk merk Fuso warna hijau ini terbalik dengan kemiringan 45 derajat setelah dua sisi ban sebelah kiri dari arah timur terperosot masuk ke lubang jalan yang memanjang.
Peristiwa mengagetkan warga sekitar lokasi tersebut terjadi pada Jumat malam (24/6) sekitar pukul 20.00 Wita. Sisi kiri body truk yang mengangkut ratusan dus minuman botolan plastik itu mencium aspal. Sementara sebuah mobil jenis minibus yang melaju lambat disampingnya nyaris penyok tertimpa body truk.
Roda ban truk itu salah menginjak jalanan yang lubangnya tidak kelihatan karena tertutupi air genangan yang mengalir dari arah rumah warga. Akibatnya dua ban sebelah kanan truk terangkat dari permukaan aspal rusak. Puluhan mobil yang antrean dari arah barat dan timur terpaksa mengantre lama, macet.
”Mobil truk ini terbalik karena ban nya masuk lubang jalanan yang agak panjang. Untung minibus di samping truk ini bergerak cepat, padahal kalau lambat sedikit saja, maka mobil tersebut bisa tertimpa badan truk. Dinding body minibus itu sdh ringsek sedikit,” kata Saleh, warga Mawang di lokasi kejadian.
Dikatakan Saleh, kondisi jalanan parah berlubang ini sudah terjadi sekian tahun. ”Beberapa bulan lalu sempat diratakan dengan aspal tapi belum cukup sebulan, pengaspalan itupun kembali rusak total, bahkan lubang menganga lebih parah. Bagaimana tidak rusak, air genangan yang mengalir dari saluran irigasi mengalir meluap dan menutupi jalan ini. Warga disini sudah biasa melakukan perbaikan membuat aliran air namun kita pakai alat seadanya jadi hasilnya seadanya juga,” kata Saleh.
Sementara itu, menurut AKP Mangatas Tambunan, mantan Kasi Humas Polres Gowa yang merupakan warga Mawang langsung mengabadikan momen jelang waktu salat Isya tersebut.
”Ada dua orang mengalami luka namun tidak terlalu parah yakni sopir truk dan satu orang lagi. Keduanya kata warga sudah dibawa ke rumah sakit. Pemerintah provinsi selaku yang menangani jalur provinsi ini seharusnya segera bertindak. Selama ini kesannya mendiamkan kondisi jalan seperti ini sehingga banyak kecelakaan,” kata AKP Mangatas Tambunan yang juga adalah Kasat Samapta Polres Pelabuhan Makassar ini.
Berdasarkan warga sekitar yang melihat kejadian itu menjelaskan kronologis sebelum truk oleng dan terbalik. Truk melaju lambat dari arah Bontomarannu menuju Sungguminasa kemudian berpapasan dengan minibus dari arah berlawanan. Saat itulah truk oleng kemudian terbalik ke arah kanan hampir menimpa kendaraan minibus. Itupun sudah kena, body minibus rusak bagian atapnya.
Amran, salah seorang warga lainnya, mengatakan, poros jalan di Mawang ini sudah bertahun-tahun rusak akibat adanya saluran irigasi yang selalu meluap. Akibatnya, air irigasi yang melingkar dari seberang mengalur ke jalan sehingga jalan pun rusak.
Warga sekitar sudah berkali-kali bekerja bakti membuat jalur air agar tidak menggenang ke jalanan. Namun meski dilakukan perbaikan agar jalanan kering dari air, namun tetap tidak bisa.
”Sekarang kondisi lubang yang ditutup kini kembali terbuka dan semakin dalam. Dan Jumat malam kemarin ada truk terbalik karena rodan ban nya menginjak lubang panjang sehingga body truk oleng dan kemudian terbalik kesamping dan nyaris menimpa satu mobil kecil. Karena kejadian demi kejadian ini, kami warga disini berharap Pemerintah Provinsi segera melakukan perbaikan permanen,” kata Amran.
Sementara itu, Kadis PUTR Sulsel, Astina Abbas yang dikonfirmasi terkait penanganan jalan poros Mawang-Malino yang rusak, Minggu (26/6) siang mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan Kepala UPT untuk segera melakukan pemeliharaan jalan tersebut.
”Saya sudah menginstruksikan kepala UPT untuk segera melakukan pemeliharaan jalan,” jawab singkat Astina melalui pesan WhatsApp.
Instruksi ini terkait pekerjaan pemeliharaan tahun 2022 segera dilakukan. Dimana diketahui, perbaikan jalan provinsi termasuk poros Mawang-Malino ini akan segera dikerjakan dan dijadwalkan selesai Agustus 2022 ini juga. (sar-jun)

