TAKALAR, BKM — Kedatangan rombongan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Sulawesi Selatan yang dipimpin Kepala Subbid Auditorat I BPK RI, Amri Lewa, diterima Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Takalar di ruang rapat Sekretariat Daerah Takalar.
Dalam pertemuan tersebut, Sekkab Takalar menyampaikan rasa bersyukur atas capaian Kabupaten Takalar yang berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada penilaian laporan keuangan tahun 2021.
Dihadapan BPK, Sekkab Takalar mengungkapkan, capaian ini terwujud berkat kerjasama yang baik antar kepala OPD atas arahan serta komitmen dari pimpinan daerah kepada perangkatnya untuk menyajikan LKPD dengan wajar.
”Selanjutnya, menjadi tugas kami bersama ke depannya untuk menjaga opini ini agar tetap bertahan dengan cara Kepala OPD tetap menata administrasi agar tidak ada kesalahan dalam pengelolaan anggaran dan tidak boleh terjadi pelanggaran yang mengakibatkan kerugian negara,” kata Sekkab Takalar, H Muhammad Hasbi, Kamis (30/6).
Sementara itu, Kepala Subbid Auditorat I BPK RI Sulsel, Amri Lewa, dalam arahannya mengatakan, kiranya opini yang diperoleh dapat dipertahankan dan dijaga. Karena ini merupakan hadiah untuk pemerintah Takalar, berkat usaha dan kerja kerasnya selama ini dalam menata aset dan administrasi Pemkab.
Ia juga menjelaskan kode etik dari BPK. Dimana, BPK mempunyai 3 nilai, yaitu independen, integritas, dan profesionalisme. ”BPK dalam pemeriksaan tidak ada istilah permainan dalam pemeriksaan, dalam artian BPK tidak berpihak kepada siapapun (independen). Ke depan saya berharap Takalar tetap bisa mempertahankan apa yang telah diraih dan bekerja sesuai koridor,” pungkasnya.
Hadir dalam pertemuan tersebut, yaitu Asisten III Setda, Basri Sulaiman, Direktur RSUD Padjonga Dg Ngalle, Asriadi Ali, serta para kepala OPD lingkup Pemkab Takalar. (ira/c)

