MALILI, BKM — Guna melihat aktivitas pelayanan informasi publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Desa Balantang Kecamatan Malili, PPID utama Pemkab Lutim melakukan kunjungan ke PPID Desa Balantang, Senin (27/6).
Rombongan PPID dipimpin Sekdis Kominfo SP, Yulius, sekaligus PPID utama didampingi Kabid Informasi, Komunikasi Publik dan Kehumasan, Hayati, Fungsionalitas Pranata Humas, Inne Yunita Ahmad serta staf Diskominfo serta Admin PPID utama.
Kunjungan PPID utama Pemkab Lutim ini disambut hangat oleh Kepala Desa Balantang, Musakkir Laiming, Sekdes Balantang dan sejumlah aparat desa Balantang. PPID utama, Yulius menjelaskan tentang fungsi meja layanan permohonan informasi publik, dimana harus tersedia form permohonan informasi publik yang harus diisi oleh pemohon.
“Jadi meja layanan PPID ini harus kita fungsikan sesuai standar yang diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, ini berarti bahwa permohonan informasi sudah harus sesuai standar UU KIP,” jelas Yulius.
Dilakukan simulasi pelayanan informasi oleh PPID desa Balantang, mulai dari menjawab salam tamu sampai pengisian buku tamu oleh pemohon informasi, serta penjelasan tentang klasifikasi informasi seperti yang diatur dalam UU.
“Yang paling penting adalah buku tamu dan format permohonan informasi yang wajib disediakan oleh PPID Desa Balantang, karena dalam format tersebut memuat data diri, nomor KTP serta mencantumkan alasan permintaan informasi dan akan digunakan untuk apa informasi yang diminta,” jelas Yulius.
Kades Balantang, Musakkir, berterima kasih atas kunjungan PPID utama ke PPID desa Balantang. “Kunjungan ini sangat berarti bagi kami karena akan ada penjelasan yang bermanfaat bagi PPID Desa Balantang terkait layanan keterbukaan informasi yang dilakukan oleh PPID Desa Balantang,” kata Kades Musakkir Laiming.
Sebagai informasi Desa Balantang ikut berkompetisi pada monev keterbukaan informasi publik pada 2021 lalu dengan meraih predikat badan publik desa cukup informatif. Tahun 2022 , Desa Balantang akan kembali mengikuti kompetisi yang sama bersama PPID desa lain di Sulsel.
“Insha Allah Desa Balantang siap untuk ikut berkompetisi pada monev keterbukaan informasi publik Tahun ini,” tutup Musakkir. (rls)
