PALOPO, BKM — Untuk menggenjot pelaksanaan vaksinasi Covid-19, di wilayah Sulsel, Badan Intelejen Daerah (BINDa) Sulsel sasar pelosok desa hingga kampung-kampung. Seperti dilakukan BINDa Sulsel di Kota Palopo, Minggu (3/7).
Kali ini, BINDa menyasar seluruh kampung-kampung di Palopo untuk memastikan tak satupun masyarakat tak vaksin. Menggandeng Dinas Kesehatan Kota Palopo, BINDa Sulsel melakukan door to door. Vaksinasi Covid-19 dari pintu rumah warga yang satu ke pintu lainnya. Seperti pada akhir pekan kemarin, BINDa Sulsel bersama Puskesmas Mungkajang menvaksin warga di Kampung Siguntu di Kelurahan Lattupa, Kecamatan Mungkajang.
BINDa Sulsel Koordinator Wilayah Palopo Syahrial mengatakan, vaksinasi dilakukan dari pintu ke pintu untuk meringankan masyarakat menuju tempat pelayanan vaksinasi.
Syahrial mengatakan, Palopo memang wilayah kota namun masih banyak wilayahnya yang berada di daerah terpencil sehingga akses menuju kota cukup terbatas.
“Seperti Kampung Siguntu itu, wilayahnya cukup jauh dan terpencil. Kasihan masyarakat Siguntu bila mereka harus ke kota untuk vaksin. Makanya kami ringankan beban mereka dengan mendatangi mereka dan kami sertakan menyerahkan bantuan sembako juga, ” kata Syahrial.
Sementara itu Kepala Puskesmas Mungkajang dr Chakra mengatakan vaksinasi dilaksanakan di Kampung Siguntu dimana kesadaran masyarakat sangat tinggi, namun terbentur ikutan vaksinasi lantaran mereka terkendala akses yang cukup jauh dari kota.
“Petugas Puskesmas bersama jajaran BINDa yang turun ke kampung Siguntu. Jarak dari kota memang cukup jauh, ” jelas dr Chakra.
Hadirnya para vaksinator ke Siguntu membuat Ketua RW Kampung Sigunt Jabir mengapresiasi vaksinasi secara door to door ini. Menurut Jabir, vaksinasi yang dilakukan BINDa bersama jajaran Puskesmas Mungkajang sangat membantu warganya. Sehingga warga yang ikut vaksin juga banyak mulai dari orang dewasa, anak sekolah dan lansia.
Jabir pun berterimakasih kepada semua pihak lantaran warganya terfasilitasi vaksinasi corona tanpa harus ke kota.
“Terimakasih banyak kepada BINDa dan jajaran Dinkes Palopo karena sudah jauh-jauh datang untuk memfasilitasi warga kami untuk vaksinasi,” jelas Jabir. (rls)

