MAKASSAR, BKM–Partai Nasdem memikili daya pikat yang tinggi. Jelang pemilu legislatif (Pileg) 14 Februari 2024 mendatang, sejumlah kalangan ramai-ramai mendaftar sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) di partai yang dikomandoi Rusdi Masse (RMS) tersebut.
Sejak dibuka pendaftaran pada 23 Juni 2022 lalu, tokoh politik, pejabat, pengusaha, tokoh-tokoh berpengaruh di kecamatan, hingga kaum milenial berbondong-bondong mendaftar di setiap Dewan Pimpinan Daerah (DPD) hingga Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Sulsel.
Sekretaris DPW Nasdem Sulsel, Syaharuddin Alrif mengatakan, animo masyarakat untuk mendaftar sebagai Bacaleg Partai Nasdem sangat tinggi. “Beragam kalangan sudah berdatangan mendaftar ,” ujar Syahar, begitu sapaan dekatnya.
Hal ini membuktikan jika Partai Nasdem ibarat magnet yang memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
“Banyak juga yang secara persuasif komunikasi. Nanti baru akan mendaftar. Nama-namanya tidak perlu dipublish, ada dari milenial, incumbent, pengusaha, pejabat daerah. Intinya beragam profesi,”jelas Syahar.
Para pendaftar tersebut nantinya akan dilakukan penilaian, baik dari loyalitas pada partai maupun keseriusannya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Jadi kami memilih Calon Legislatif (Caleg) untuk duduk di kursi parlemen tidak sembarangan, melainkan wakil rakyat yang benar-benar bisa memperjuangkan nasib rakyat,” terangnya.
Wakil Ketua DPRD Sulsel itu juga menegaskan, Partai Nasdem bertekad menyapuh bersih kemenangan di Pileg 2024 mendatang. Tak tanggung-tanggung, Nasdem Sulsel menargetkan 220 kursi.
“Nasdem Sulsel target 220 kursi di Pemilu 2024. Kita ingin sapu bersih kursi (ketua) di Pileg,” tegas Syahar.
Ketua Bappilu DPW Nasdem Sulsel, Rudianto Lallo menambahkan bila pihaknya telah membuka pendaftaran untuk menjaring caleg terbaik yang siap menang di Pileg 2024. “Kita siapkan mulai dari rekrutmen caleg sekarang itu menjadi penting, untuk mencari putra putri terbaik,” ujar pemilik tagline “Anak Rakyat” tersebut.
Rudianto Lallo yang juga Ketua DPRD Makassar itu mengungkapkan, figur yang mendaftar berasal dari berbagai latar belakang untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin berkiprah dalam bidang politik. (rif)

