Site icon Berita Kota Makassar

F8 Sulap Sepanjang Losari Jadi Destinasi Wisata

MAKASSAR, BKM — Dua tahun vakum akibat pandemi covid-19, F8 kembali akan digelar secara spektakuler pada September 2022 mendatang. Rencananya, ajang Film, Food, Fashion, Flora, Fine Art, Fusion, Jazz, dan Fiction Writer ini dihelat 7-11 September di Anjungan Pantai Losari. Tema besar yang diangkat adalah Power Up for The Future.

Dirut PT Festival 8 Sofyan Setiawan, menerangkan F8 Makassar telah tercatat menjadi satu dari 10 even terbaik Indonesia melalui Kharisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Selain itu, F8 juga merupakan satu-satunya top 10 even dari kawasan Indonesia Timur yang menjadi even pariwisata terbaik Pemerintah Kota Makassar.

“Setelah mengalami penundaan sebanyak dua kali akibat pandemi, F8 kembali bangkit dan mengusung tema besar Power Up for The Future yang bermakna, tidak hanya bangkit, namun industri kreatif dan pariwisata harus tumbuh dan berlari kencang, memberikan kontribusi positif bagi Kota Makassar dan Indonesia,” ungkap lelaki yang akrab disapa Wawan ini dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (7/7).
Lebih jauh dikemukakan, F8 Makassar telah dipersiapkan sejak akhir tahun 2021. Panitia menghubungi lebih dari 40 kabupaten/kota di Indonesia dan akan mengajak negara-negara sahabat untuk kembali berpartisipasi aktif pada pergelaran F8 Makassar 2022. Pihak penyelenggara menargetkan lebih dari satu juta pengunjung bisa hadir menyemarakkan festival ini.

Terkait anggaran, lanjut Wawan, F8 Makassar dialokasikan sekitar Rp8 miliar. Diharapkan mampu menyulap Anjungan Pantai Losari sepanjang 1,4 km menjadi destinasi wisata yang menyedot jutaan pengunjung seperti yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya.
Festival ini akan diisi dengan berbagai atraksi dan pertunjukan budaya Sulawesi Selatan dan nasional. Termasuk menampilkan artis nasional dan lokal.
Tak lupa, penyelenggara juga menyediakan beberapa wahana digital yang mendukung program Pemerintah Kota Makassar melalui proses digitalisasi Makassar Metaverse. “F8 akan hadir dengan memaksimalkan potensi lokal sebagai akar budaya, berkontribusi dalam peningkatan mutu serta kualitas manusia yang dipadukan dalam unsur modernisasi atau pembaharuan,” tambah Wawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel Prof Muh Djufri, menerangkan Provinsi Sulawesi Selatan akan berkontribusi dalam bentuk promosi media luar ruang. Even F8 ini, kata mantan kepala Dinas Pendidikan Sulsel ini menjadi kompilasi yang mengakomodir inovasi dari berbagai unsur mulai anak muda milenial, birokrasi, seniman, budayawan, PHRI, dan lainnya.

Dia mengaku Makassar sangat adaptif dengan perubahan dan kondisi yang terjadi saat ini. “Ini terakumulasi dalam beberapa bentuk rangkaian even. Dengan kemajuan teknologi, apalagi masuk metaverse, F8 saya yakin akan menunjukkan sesuatu yang berbeda,” kata Prof Djufri.
Dia berjanji akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kota untuk mengembangkan pariwisata dan kebangkitan ekonomi kreatif.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Makassar Andi Tenri Lengka, menjelaskan pelaksanaan F8 diyakini mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar. Selain itu, event ini diharapkan mampu mendongkrak perputaran ekonomi lebih baik. Mulai dari tingkat hunian atau okupansi hotel hingga menggeliatkan aktivitas UMKM.

Sejauh ini, ada beberapa artis yang dipastikan hadir menyemarakkan F8. Di antaranya Danilla, RUN, Mahen, Padi Reborn, dan Gigi. Sementara sejumlah artis dan penyanyi lainnya masih dalam proses negosiasi.
Selain itu, sudah ada beberapa negara sahabat yang menyatakan kesediaan ikut dalam Festival Delapan ini. Di antaranya Norwegia, Jepang, dan Australia. Sementara yang masuk dalam hotlist adalah Perancis dan Singapura. (rhm)

Exit mobile version