Site icon Berita Kota Makassar

Teladani Pengorbanan Nabi Ibrahim

BELOPA, BKM — Idul Adha atau sering disebut Idul Qurban merupakan momen bersejarah yang mengisahkan sikap rela berkorban dan kesabaran yang luar biasa dari seorang ayah bersama anaknya, yakni Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail As dalam melaksanakan perintah dari Allah SWT.

Dari kisah ini patutlah umat muslim untuk meneladani sikap rela berkorban dan sabar dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Kisah keteladanan ini disampaikan Bupati Luwu, H Basmin Mattayang dalam sambutannya pelaksanaan salat Iduladha di Masjid Agung Luwu, Minggu (10/7).
“Sebagaimana dijelaskan pada Surah Al-Kautsar ayat 1-3, bahwa berqurban pada hakekatnya merupakan ikhtiar untuk mendekatkan diri Kepada Allah SWT”, kata H Basmin.

Terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan ketika orang ingin berqurban, yaitu ketulusan hati, memberikan yang terbaik dan berqurban semata-mata hanya untuk mendapatkan Ridha dari Allah SWT.
“Marilah kita jadikan Hari Raya Idul aha 1443 H sebagai momentum membangun semangat bahu membahu antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Luwu lebih baik, maju, mandiri dan sejahtera yang bernuansa religius”, lanjutnya
“Atas nama pribadi dan keluarga, mohon maaf lahir dan batin jika selama menjabat sebagai Bupati, ada salah dan khilaf. Mari kita saling mendoakan semoga Allah SWT memberikan keberkahan bagi kita semua”, tutupnya.

Kepala Kantor Kemenag Luwu, H Nurul Haq menyampaikan ceramah yang berjudul manfaatkan momen idul adha untuk berbuat kebajikan.
Perayaan Iduladha kali ini otal hewan qurban yang terdaftar berjumlah 203 ekor sapi dan sembilan ekor kambing. 115 ekor sapi dan tujuh ekor kambing terdaftar pada Masjid Raya Al-Islah Belopa sementara 88 ekor sapi dan dua ekor kambing terdaftar di Masjid Agung Kabupaten Luwu. (rls)

Exit mobile version