LUWU TIMUR, BKM–Persaingan menjadi calon wakil bupati Luwu Timur masih cukup sengit, baik antara partai pengusung, maupun sesama kader partai yang menjadi pengusung.
Kali ini dua politisi dari Partai Golkar bersaing mendapatkan dukungan agar menjadi calon wakil bupati. Keduanya yakni Akbar Leluasa dan Taqwa Muller. Akbar diduga melakukan monuver di tingkat dewan pimpinan pusat (DPP) Golkar. Bahkan Andi Akbar sendiri satu-satunya kader Golkar yang tidak masuk usulkan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Luwu Timur maupun DPD I Partai Golkar Sulsel.
Akbar Leluasa mengatakan sebagai petugas partai ditingkat DPP dirinya tinggal menunggu putusan partai. Sembari melakukan lobi-lobi dengan partai pengusung.
“Kalau komunikasi itu ada, dan hampir semua (partai pengusung) kita lakukan komunukasi baik, tapi kita serahkan ke partai pengusung,”ujar Akbar, Kamis (14/7).
Dari empat nama yang mendaftarkan sebagai bakal calon wakil bupati, kata Akbar sampai saat ini belum satupun yang memegang rekomendasi dari DPP. “Saya lihat partai lain belum mengeluarkan rekomendasi (DPP),” ujarnya.
Disinggung mengenai tidak ada namanya diusulkan oleh Golkar Luwu Timur maupun Golkar Sulsel. Dirinya menyebutkan memang namanya tidak ada dari DPD I dan DPD II tapi ada namanya diskresi.
“Kan ada mekanisme di partai yang bisa menambahkan atau mengurai, baik itu di DPD I maupun DPD II,” bebernya.
Bahkan dirinya terus melakukan lobi-lobi ke DPP bagaimana namanya bisa keluar. “Iya seperti itu (Lobi DPP kelurkan rekomendasi) Kita tunggu perintah partai seperti apa yang jelasnya kami ikut arahan ketua umum ( Airlangga Hartarto),” tutupnya. (rif)

