Site icon Berita Kota Makassar

Sembilan Daerah di Sulsel Dilockdown

MAKASSAR, BKM — Sejak ditemukannya hewan ternak positif terserang virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada 4 Juli 2022 lalu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel bergerak cepat untuk menghentikan penyebarannya. Selain pemotongan bersyarat, Sulsel telah menerima 15 ribu dosis vaksin PMK.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Sulsel drh Nurlina Saking menyebut, 4.000 dosis vaksin sementara disalurkan ke daerah terjangkit. Di antaranya adalah Tana Toraja dan Toraja Utara.
Selain itu, pihaknya juga langsung melakukan pelatihan vaksinator, yang akan diturunkan ke lokasi melakukan vaksinasi.

“Vaksin untuk Toraja, 2.000 dosis akan saya antarkan langsung malam ini,” kata Nurlina, saat memberikan keterangan pers terkait penyebaran virus PMK di Sulsel, yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (14/7).

Ia mengungkapkan, berdasarkan data terakhir, jumlah ternak terinveksi PMK di Sulsel mencapai 173 ekor. Ia berharap, tidak akan ada lagi penambahan setelah dilakukan intervensi berupa lockdown.

“Ada sembilan daerah yang dilockdown. Di antaranya Bone, Enrekang, Tana Toraja, Toraja Utara, Bantaeng, Jeneponto, dan Pinrang,” terangnya.

Nurlina menambahkan, saat ini juga telah dibentuk Satgas PMK di 15 kabupaten/kota di Sulsel. Pihaknya juga telah menurunkan disinfektan hingga vitamin di daerah terjangkit.

“Virus PMK ini menjangkiti hewan ruminansia berkuku genap. Seperti sapi, kerbau, babi, dan kambing,” pungkasnya. (jun)

Exit mobile version