WAJO,BKM — Bupati Wajo, Amran Mahmud bersama OPD terkait menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Maddukelleng, Kecamatan Tempe, Kamis (21/7). Kebakaran yang terjadi pada Rabu (20/7) menghanguskan dua unit rumah milik masing-masing milik Baharuddin dan Nasrullah. Sementara, dua unit rumah lainnya yang merupakan rumah kosong ikut terdampak.
Amran datang didampingi Kepala Dinas Sosial P2KBP3A Wajo, Ahmad Jahran, Kepala BPBD, Andi Muslihin, dan camat setempat serta pihak lainnya menyerahkan bantuan kedaruratan dari Dinas Soial P2KBP3A, berupa kasur, tikar, makanan anak, terpal, sandang anak dan dewasa, makanan siap saji serta peralatan masak dan dapur.
Bantuan kedaruratan dari BPBD Wajo berupa paket permakanan, terpal, tikar, perlengkapan rumah tangga dan paket sandang. Amran yang disambut dengan tangisan haru dan sedih para korban dan keluarga pun menyemangati dan menguatkan mereka.
“Insyaallah jika kita sabar dan ikhlas menghadapi cobaan ini, saya yakin kita akan digantikan lebih banyak daripada yang hilang. Kami juga akan mencoba mengupayakan bantuan lainnya,” ujar Amran.
Amran meminta Dinas Sosial P2KBP3A Wajo untuk segera mengupayakan dan menyelesaikan administrasi santunan dari belanja tidak terduga APBD yang selalu diserahkan kepada korban bencana sesuai jenis kerusakan.
“Saya sudah minta Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman membantu mencarikan bantuan untuk dukungan material melalui bedah rumah. Kadis Lingkungan Hidup agar membantu pembersihan puing-puing dan sampah yang tersisa. Camat Tempe dan Lurah Maddukelleng bersama jajaran untuk memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan dinas terkait,” jelasnya.
Tidak lupa, Amran Mahmud menyampaikan terima kasih kepada perangkat daerah terkait yang telah mengupayakan bantuan yang diserahkan pada kesempatan kali ini.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unit penanganan bencana, khususnya unit Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan dari Satuan Polisi Pamong Praja, Damkar, dan Penyelamatan yang telah berjuang agar api tidak menjalar dan berdampak lebih luas,” jelas Amran.
Sebelum meninggalkan lokasi, Amran Mahmud kembali berpesan kepada seluruh masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadi bencana.
“Tentu segala sesuatu yang terjadi atas kehendak-Nya. Tetapi, kita juga harus tetap waspada dan selalu berusaha menghindari hal-hal yang bisa menyebabkan terjadinya bencana. Semoga kita semua senantiasa dalam lindungan Allah subhanahu wa taala,” pesannya. (ono/C)

