MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar akhirnya melaporkan insiden perusakan dan penebangan pohon taman yang terjadi di sejumlah titik. Aduan dilayangkan ke Polsek Rappocini oleh Lurah Buakana Bahrul Alamsyah, Senin (25/7) sekitar pukul 08.50 Wita.
Laporan tersebut diterima Polsek Rappocini dan dengan surat tanda terima laporan Nomor: STPL/604/VII/2022/RESTABES MKSR/SEK RAPPOCINI. Bahrul mengadukan perusakan pohon palem dengan cara ditebang.
Dari keterangan pelapor disebutkan jika aksi perusakan tersebut sudah meluas juga hingga ke kelurahan lain di Kecamatan Rappocini. Pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya melakukan aksi penebangan pohon yang berada di poros jalan utama Hertasning dan lokasi lainnya.
Aksi tersebut diperkirakan dilakukan sekitar 00.30 dinihari. Di antaranya Jalan Aroepala wilayah Minasa Upa, Yusuf Dg Ngawing, Kassi-Kassi, dan Jalan Pelita II.
Bukan hanya itu, perusakan pohon juga terjadi di Boma depan PLN, samping DPRD Makassar, dan Jalan Tidung. Akibat kejadian tersebut, Pemerintah Kota Makassar diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp50 juta.
Menurut Camat Rappocini Syahruddin, kejadian penebangan pohon tersebut berlangsung dua hari berturut-turut, Sabtu dan Minggu dini hari. “Aksi penebangan pohon tersebut terjadi selama dua hari berturut-turut yakni Sabtu dan Minggu. Oknum perusak tanam beraksi tengah malam hingga dinihari,” ungkap Syahrul, Senin (25/7).
Camat yang akrab disapa Allu itu menduga, aksi perusakan tersebut dilakukan oleh orang yang sakit hati dan melampiaskannya pada penebangan pohon palm. Dia mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Kominfo untuk membuka melihat semua rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi.
“Untuk menelusuri jejak oknum pelaku perusakan, kita juga sudah berkoordinasi dengan Kominfo untuk melihat rekaman CCTV di lokasi terjadi penebangan pohon,” tambahnya.
Sambil menunggu proses hukum berjalan, Allu menginstruksikan seluruh lurah di Kecamatan Rappocini untuk intens melakukan pengawasan.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar Aryati Puspa Sari Abadi menerangkan, tindakan tersebut masuk dalam perusakan fasilitas umum. Pohon yang dirusak sengaja ditanam untuk penghijauan.
Ia juga mengaku telah mengecek langsung lokasi tersebut. Ternyata hanya satu jenis pohon yang ditebang, yakni pohon jenis palm. Sementara pohon jenis lain tidak dirusak.
Aryati mengatakan pihaknya akan mengganti seluruh pohon yang dirusak dengan tanaman atau pohon jenis lain yang lebih bagus lagi. Namun pihaknya masih menunggu pihak kecamatan untuk mendata berapa pohon yang rusak dan harus diganti.
Sementara Kadis Kominfo Makassar Mahyuddin berjanji akan segera menelusuri rekaman CCTV di kawasan tersebut. “Segera kita cek CCTV-nya,” singkatnya.
Belakangan beredar gambar CCTV warga di kompleks perumahan yang merekam aksi pelaku menebang pohon palm. Ia menggunakan sepeda motor dan sengaja membawa parang. Setelah melakukan aksinya pelaku langsung pergi.
Dari Amerika Serikat, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto juga geram dengan tindakan oknum tersebut. Danny juga meminta Kominfo untuk melihat rekaman CCTV yang dipasang sekitar wilayah tersebut. Termasuk melaporkan persoalan ini ke polisi. (rhm)
