Site icon Berita Kota Makassar

Madrasah Aliyah An Nur Tompobulu Menerima 32 Anak Didik

MAKASSAR, BKM– Secara resmi Madrasah Aliyah (MA) An-Nur di Dusun Polewali, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, sudah menerima izin atau legalitas untuk beraktivitas seperti sekolah madrasah lainnya di Sulsel. Bahkan, Madrasah Aliyah An Nur telah menerima sebanyak 32 anak didik.
Pendiri Yayasan Pesantren H Muhammad Nur, H Syamsu Nur, mengatakan, walaupun pembukaan di tahun ajaran 2022/2023 sudah terlambat dilakukan, karena disebabkan menunggu izin legalitas akan tetapi Madrasah Aliyah An Nur Tompobulu sudah menerima banyak siswa.

“Tahun ini kita sudah mulai membuka pendaftaran, walaupun agak terlambat karena menunggu izin dulu, dan kita sudah promosikan dan sudah ada izin. Kita sudah mulai membuka kelas sebanyak 25 kelas dan sudah diisi satu kelas dengan anak didik 32 siswa,” ungkap H Syamsu Nur, usai menerima Surat Keputusan (SK) terkait izin operasional madrasah aliyah dari Kementerian Agama, di lantai 19 Gedung Graha Pena, Senin (1/8).

Apalagi nantinya santri di Tsanawiyah An Nur Tompobulu bisa melanjutkan ke tingkat aliyah. Sebab santri yang menuntut ilmu dan mondok langsung direkomendasikan untuk belajar enam tahun, agar pendidikan agamanya tercukupi dan juga pengetahuan umum. Santri juga setelah lulus bisa melanjutkan pendidikan di tingkat universitas.
“Santri kita ada dari Maros, Bone, Jawa, Ambon dan daerah lainnya. Bahkan setiap tahun kita bangun asrama. Kita punya banyak jurusan sesuai dengan kapasitas. Apalagi tingkat kepercayaan masyarakat sangat tinggi, tinggal kita meningkat kapasitas kita dalam menjalankan pendidikan yang lebih baik kedepannya,”harap H Suamsu Nur.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Masdrasah (Kasi Penmad) Kementerian Agama Kabupaten Maros, Dr Abdul Kadir MAg, menjelaskan, bahwa saat ini jumlah sekolah madrasah yang ada di kabupaten Maros sebanyak 143 lembaga dan terus bertambah setiap tahunnya.

“Dengan adanya Madrasah Aliyah An Nur Tompobulu, maka jumlah madrasah Aliyah di Maros sudah bertambah menjadi 33 MA, dimana kita ketahui angkah ini sangat istimewa, seperti yang kita harapkan Madrasah Aliyah An Nur Tompobulu Maros bisa menghasilkan anak didik yang luar biasa,” katanya.
Selain itu, ia juga mengharapkan sesuai nama Madrasah Aliyah An Nur yang berarti cahaya, maka lembaga ini bisa memancarkan cahaya dalam bidang pendidikan. Bahkan Kementrian Agama sangat berterima kasih dengan dibangunnya sekolah tersebut di daerah Maros.

“Madrasah Aliyah An Nur ini sudah mendapatkan legalitas.Olehnya itu, sangat diharapkan Madrasah Aliyah An Nur Tompobulu ini harus menjalankan tugasnya seperti validasi data kependidikan melalui aplikasi online. Kami juga meminta madrasah Aliyah punya sifat moderen, memberi rasa aman dan nyaman bagi anak didik dan pendidik karena konsepnya asrama,”tuturnya.

Dalam penyerahan SK pengoperasian Madrasah Aliyah An Nur, turut dihadiri ara pengelola dan tim pengajar. (ita)

Exit mobile version