Site icon Berita Kota Makassar

Pramuka Gowa Harus Pegang Sikap Toleransi dan Sportivitas

GOWA, BKM — Jambore Nasional atau Jamnas adalah pertemuan akbar seluruh insan Pramuka penggalang dan sangat dinanti-nantikan bahkan menjadi impian setiap anak-anak Pramuka. Seperti halnya 36 Pramuka Penggalang Kabupaten Gowa yang terpilih menjadi duta ke Jamnas Agustus 2022 dan masuk dalam kontingen Pramuka Kwarda Sulsel.

Karenanya, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, berharap 36 Penggalang pilihan yang ikut Jamnas ini dapat menunjukkan prestasi terbaiknya di arena kompetisi keterampilan Pramuka tingkat nasional tersebut.
”Kami berharap kepada seluruh kontingen Jambore Nasional Kwarda Pramuka Provinsi Sulawesi Selatan dapat memberikan yang terbaik selama berjalannya kegiatan,” kata Adnan usai mengikuti apel besar Gerakan HUT Pramuka ke-61 dirangkai pelepasan kontingen Jamnas XI Sulsel di lapangan upacara rujab gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu (6/8).

Adnan yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka dan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Gowa, mengatakan, selama Jamnas berlangsung mulai 14 hingga 21 Agustus nanti di Bumi Perkemahan Cibubur, diharapkan seluruh anggota kontingen Sulsel khususnya 36 Pramuka Penggalang asal Gowa dapat melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan menjaga kekompakan dan kebersamaan selama di arena.
”Terkhusus peserta dari Kwarcab Gowa agar menjaga nama baik dan kehormatan masyarakat serta pemerintah daerah sebaik-baiknya. Tunjukkan kemampuan dan keterampilan yang kalian miliki. Jangan pernah malu dan takut untuk bersaing dengan Kwarda yang lain,” terang bupati Gowa.
Adnan berharap, kegiatan Jamnas ini dijadikan ajang untuk mengkader diri sendiri (para anggota Pramuka Penggalang Gowa) untuk bekal menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang nantinya pengalaman, kecakapan dan keterampilan yang didapatkan selama mengikuti Jamnas dapat ditularkan ke kakak adik pramuka lainnya di Kabupaten Gowa.

”Sikap toleransi dan sportivitas harus dipegang. Jangan membuat kekacauan dan jadilah pendamai jika ada kekacauan,” imbau Adnan di luar momen pelepasan kontingen yang dipimpin Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan dihadiri seluruh ketua Mabicab dan ketua Kwarcab kabupaten dan kota se-Sulsel.
Ditegaskan, anak Pramuka harus mengenal bagaimana integritas, bertanggungjawab serta dapat dipercaya dan tidak pernah keluar dari barisan dasar negara serta selalu berpegang teguh pada Dasa Dharma Pramuka. (sar)

Exit mobile version