MAKALE, BKM — Pimpinan DPRD Tana Toraja bersama dan panitia pemekaran Toraja Barat (Tobar) menemui Mendagri membahas tindak lanjut usulan Daerah Otonomi Baru (DOB), Rabu (10/8) kemarin. Panitia DOB juga menyerahkan SK panitia ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
Panitia pemekaran bersama sejumlah pimpinan DPRD Tana Toraja diterima Direktur Penataan Daerah Otsus dan DPOB, Valentinus Sudarjanto Sumito.
Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi mengatakan pada prinsipnya Kemendagri menyambut positif pertemuan DPRD Tator dan panitia pemekaran Tobar. Bahkan Kemendagri meminta panitia pemekaran untuk segera melengkapi data-data yang dibutuhkan Kementerian.
Sambutan positif Kemendagri membuat panitia pemekaran semangat bekerja merapikan dan menyesuaikan data-data dibutuhkan. Apalagi panitia ditantang bulan September sudah bisa rampung dan diserahkan ke Kemendagri.
Syarat utama pembentukan DOB sesuai arahan Kemendagri adalah dukungan dari semua pihak, baik Pemkab, DPRD dan masyarakat. Dibutuhkan data awal dan secepatnya diserahkan. Untuk meminta semua stakeholder terkhusus masyarakat Toraja Barat mendukung perjuangan ini.
Ketua KNPI Tana Toraja, Restu Tangaka yang turut serta pada pertemuan itu mendesak segenap warga Tana Toraja dan Toraja Barat berperan aktif mewujudkan perjuangan DOB Tobar.
”Intinya pemekaran Toraja Barat untuk pelayanan dan pemerataan pembangunan. Saat ini sangat terasa ketimpangan pembangunan, sehingga tujuan pemekaran demi untuk kesejahteraan masyarakat, ”tandas Restu. (gus/C)

