TAKALAR, BKM — Bupati Takalar, H Syamsari Kitta, meminta jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) untuk konsisten menjalankan tugas, khususnya dalam menyikapi carut marutnya proses kebersihan di dalam kota Takalar.
Syamsari juga berharap apa yang dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) betul-betul mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. ”Karena tahun ini ada verifikasi dari provinsi, dan tahun depan penilaian kabupaten sehat. Maka kita harus mempersiapkan diri dari sekarang untuk melakukan pembenahan, Jangan nanti ada tim penilai baru kita sibuk,” kata Bupati Takalar, H Syamsari Kitta saat memimpin rapat koordinasi di kantor bupati, Senin (15/8).
Bupati didampingi Sekkab Takalar, H Muhamad Hasbi, meminta dinas terkait yang menangani persampahan untuk menseriusi penanganan sampah. Sehingga sampah yang kerap menjadi masalah dalam masyarakat dapat diberikan solusi
”Karena kita berbatasan langsung dengan Makassar. Olehnya itu, kita perlu bersolek agar wisatawan dari Makassar tertarik untuk ke Takalar. Dan kebersihan harus betul-betul diwujudkan,” ujarnya.
Dari hasil rapat koordinasi tersebut, sejumlah item telah disepakati untuk dituangkan dalam bentuk kerja nyata, diantaranya, lingkungan hidup harus fokus pengangkutan pada jalan poros Aeng Batu-batu dan seluruh jalan poros yang ada di Kabupaten Takalar.
Seluruh camat tugasnya bekerjasama mengkoordinir desa untuk memanage sampah dijalan poros di desanya untuk melakukan pengelolaan sampah dan perumahan yang banyak dihuni oleh ASN dapat menjadi role model pengolahan sampah rumah tangga serta Anak-anak sekolah ditugaskan membangun karakter untuk pemilahan sampah.
”Ini kewajiban dinas terkait dan seluruh steakholder sehingga kebersihan dapat kita wujudkan,” kunci bupati Takalar. (ira/c)

