MALILI, BKM — Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Luwu Timur sukses melaksanakan tugas saat penurunan bendera merah putih dalam rangka peringatan HUT RI ke 77 di Lapangan Merdeka, Puncak Indah Malili, Rabu (17/8).
Pasukan Paskibra dipimpin Bripda Dwinata, Bripda Ardiansyah (Polres Luwu Timur), Pratu Dani Hidayat, Kopda Jumadil ((TNI AD) melakukan tugasnya dengan baik, tanpa sedikitpun kesalahan.
Anggota paskibra yang mendapat kehormatan bertugas membawa baki, Cantika Az Zahra. Siswa SMA YPS Sorowako, pun dapat dengan lancar melaksanakan tugas, menyerahkan kembali bendera merah putih kepada Inspektur Upacara Letkol Inf. Afriadi Nidjo dipodium utama.
Tiga orang lainnya yang bertugas untuk menurunkan bendera ialah Muhammad Farid Al Gifari sebagai pembawa bendera (SMA YPS Sorowako), Aufa Ardi Adian Fitra sebagai pembentang bendera (SMAN 12 Luwu Timur) dan Muhammad Alfareza sebagai pengerek bendera (SMAN 4 Luwu Timur) tampak tak ada cela saat menurunkan bendera tersebut.
Antusiasme warga terlihat masih sama seperti saat upacara penaikan bendera dipagi hari. Pasukan upacara yang hadir sore ini masih berasal dari TNI-Polri, instansi Pemkab Luwu Timur dan vertikal, serta pelajar dari kalangan SMA dan SMP.
Kadis Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparmudora) Kabupaten Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibra Kabupaten Luwu Timur yang telah melaksanakan tugas dalam upacara bendera memperingati HUT RI ke-77 tahun 2022.
Apresiasi tersebut disampaikan Andi Tabacina saat acara pembubaran anggota Paskibra di Hotel I Lagaligo, Puncak Indah, Malili, Kamis (19/8).
Menurutnya, keberhasilan pasukan Paskibra tidak lepas dari peran semua komponen yang terlibat dalam proses pelatihan yang diterima oleh anggota paskibra.
“Mewakili Pemkab menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap komponen yang terlibat khususnya kepada anggota paskibra. Saya berharap agar purna Paskibra menjadi contoh di lingkungan masing-masing khususnya dalam pengamalan nilai-nilai pancasila, berani bermimpi setinggi langit, dan terus menjaga silaturrahmi,” tukas Andi Tabacina. (rls)
