Site icon Berita Kota Makassar

PMI Kabupaten Kota Diminta Terapkan Aplikasi SIAMO dan PMER

GOWA, BKM — PMI Sulsel kini mulai menerapkan aplikasi Sistem Informasi Administrasi Manajemen Organisasi (SIAMO) dan penggunaan perangkat sistem pelaporan dan perencanaan PMI/PMER (Planning, Monitoring, Evaluation and Reporting).
Dua sistem ini perlu diterapkan PMI untuk mendukung era digitalisasi saat ini. Karena pentingnya dua sistem ini maka PMI Sulsel mengharapkan para PMI kabupaten kota di Sulsel juga menerapkan sistem tersebut dan segera ikut beradaptasi dalam era digitalisasi saat ini.

Penegasan ini disampaikan Adnan Purichta Ichsan selaku Ketua PMI Sulsel saat memberikan pengarahan dalam membuka musyawarah kerja (Musker) PMI Sulsel yang dihelat di Kabupaten Toraja Utara sekaligus melantik Ketua PMI Toraja Utara, Frederick Victor Palimbong di Ballroom Hotel Missiliana, Kabupaten Toraja Utara, pada Jumat (19/8).
Dikatakan bupati Gowa ini, PMI harus cakap IT demi perkembangan zaman sekarang. Sehinggadalam. Memanej administrasi PMI telah harus menerapkan aplikasi digital seperti SIAMO dan PMER tersebut. ”Kita mendorong bagaimana penerapan aplikasi dan sistem ini dapat diterapkan di seluruh PMI kabupaten dan kota di Sulsel. Sebab kedua perangkat tersebut untuk saat ini belum begitu maksimal dimanfaatkan secara merata di seluruh daerah padahal sangat bagus,” kata Adnan.

Adnan berharap seluruh pengurus PMI kabupaten dan kota di Sulsel perlahan-lahan mulai mengubah paradigma organisasi PMI diwilayahnya agar terbiasa dalam menggunakan perangkat-perangkat digital. Adnan juga berharap PMI kabupaten dan kota membuat program-program layanan yang berkualitas dan profesional di masyarakat.
Antara lain, meningkatkan ketersediaan darah yang aman, mudah dijangkau, berkualitas dan berkesinambungan, meningkatkan rekruitmen, serta pembinaan relawan sebagai tulang punggung layanan kemanusiaan PMI, baik secara kuantitas dan kualitas. Serta meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan penanggulangan bencana, krisis kesehatan dan kemanusiaan dengan memperkuat unit- unit layanan.

”Ketiga hal tersebut diatas dapat kita wujudkan jika organisasi dapat berfungsi dengan baik dengan menerapkan tatakelola organisasi dan markas yang sinergis dalam pelaksanaan kegiatan, peraturan organisasi, sistem dan prosedur yang berlaku,” kata Adnan.
Adnan juga meminta seluruh relawan yang ada di Kabupaten/Kota untuk tetap waspada terhadap fenomena alam yang mulai terjadi. Menurutnya, saat ini di beberapa tempat mungkin sudah terjadi kekeringan atau kesulitan dalam mengakses air bersih. Begitupun juga diakhir tahun hingga awal tahun depan juga perlu mengantisipasi musim penghujan yang akan berpotensi mengakibatkan banjir dan tanah longsor serta angin kencang.

”Kami imbau agar senantiasa waspada terhadap fenomena alam yang terjadi belakangan ini, dimana langkah-langkah antisipatif sudah harus kita lakukan saat ini dengan mengaktifkan posko markas di masing-masing kabupaten/kota, agar situasi terkini di setiap wilayah dapat terpantau di PMI provinsi untuk selanjutnya kita rangkum yang selanjutnya kita teruskan ke posko PMI pusat,” tegas pemimpin muda ini.
Terkait penggunaan aplikasi SIAMO dan PMER ini, Ketua PMI Gowa Abd Rauf Malaganni menyatakan kesiapan PMI Gowa dalam menerapkan sistem digital manajemen PMI tersebut. ”PMI Gowa tentu sangat mendukung program ini dimana kami memang sudah semestinya menerapkan sistem digital dalam proses adminitrasi yang baik,” jelas wakil bupati Gowa ini. (sar)

Exit mobile version