Site icon Berita Kota Makassar

Ricuh Demo Putusan Sengketa Lapangan Gembira

MAKALE, BKM — Putusan sidang sengketa lahan Lapangan Gembira yang digelar Senin (29/8) di Pengadilan Negeri (PN) Makale berakhir ricuh dan memaksa majelis hakim menunda persidangan.

Ratusan massa tergabung dalam Aliansi Masyarakat Adat Sangtorayan (AMAS) sontak tersulut emosi setelah diumumkan sidang ditunda lantaran ada hakim yang cuti. Sebelumnya massa Amas memblokade jalan poros Makale-Rantepao depan PN Makale demi mengawal jalannya sidang putusan sengketa seraya membakar ban bekas ditengah jalan.

Kasus perdata Lapangan Gembira selaku terggugat ahli waris Haji Ali atas kepemilikan lahan Lapangan Gembira Rantepao dengan penggugat Pemprov Sulsel sebab beberapa persil lahan telah bersertifikat seperti lokasi SMA Negeri 2 Toraja Utara dan Dinas Kehutanan.

Jendral Lapangan aksi Jacky menjelaskan, massa Amas menggelar demo menunggu hasil putusan sidang. Massa aksi mempertanyakan apakah benar hasil putusan berpihak kepada rakyat namun nyatanya ditunda
Ketua PN Makale, Richard Edwin mengaku geram dengan tindakan tidak terpuji massa aksi yang melakukan pengrusakan sejumlah fasilitas PN. Menurut Richard sidang putusan sengketa lapangan Gembira akan dijadwal ulang. (gus/C)

Exit mobile version