MAKASSAR, BKM — Perhelatan akbar berskala internasional F8 bakal digelar 7-11 September mendatang. Berbagai persiapan pun telah dilakukan.
Sejauh ini, anjungan di Pantai Losari sepanjang satu kilometer lebih mulai ditata. Untuk mempercantik lokasi F8, seluruh penjabat (pj) ketua RT/RW dilibatkan untuk menghijaukan anjungan.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menginstruksikan seluruh Pj RT/RW untuk membawa bunga dalam pot yang akan dipajang di sana. Setiap pj RT/RW diminta untuk menyetor 10 pot bunga. Selain itu, setiap kelurahan diminta untuk membuat lampion. Masing-masing kelurahan 20 lampion.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan keterlibatan seluruh Pj RT/RW tersebut sebagai bentuk supporting untuk kegiatan F8.
Nantinya, setelah perhelatan F8 selesai, setiap Pj RT/RW bisa membawa pulang kembali bunga-bunga tersebut. Termasuk lampion-lampion yang disiapkan setiap kelurahan, bisa diambil kembal. Selanjutnya bunga dan lampion digunakan untuk mempercantik lorong wisata.
“Supaya mereka kasih baik dan kasih cantik lorongnya. Jadi lampion dan bunga-bunga tersebut nantinya dipajang di arena F8. Habis itu bisa diambil kembal dan dibawa pulang,” ungkap Danny yang ditemui di peletakan batu pertama proyek RISE di Salodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kamis (1/9).
Danny menerangkan, sejauh ini persiapan yang telah dilakukan sekitar 70 persen. Sejumlah agenda penting sudah disusun.
Rencananya, F8 bakal dihadiri sejumlah gubernur dan kepala daerah. Di antaranya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kami, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Bogor Bima Arya, dan beberapa tamu penting lainnya.
Sementara itu, tamu internasional yang berencana hadir, kata Danny, ada sembilan negara yang melakukan konfirmasi. Seperti dari Singapura, Jepang, Australia, dan lainnya.
“Kita maklumi kalau agak sedikit tamu asing yang hadir. Karena kondisi saat ini tidak terlalu memungkinkan. Negara yang tidak bisa hadir secara langsung kemungkinan akan menyumbang film untuk disaksikan di sini,” jelas Danny.
Dukungan PHI
Phinisi Hospitality Indonesia (PHI) akan mengambil bagian sebagai peserta dengan menghadirkan empat unit hotel di bawah naungannya. Masing-masing The Rinra Makassar, Claro Makassar, Dalton Makassar, dan Almadera Makassar. Semuanya siap menjadi tempat menginap yang nyaman untuk para tamu F8.
PHI juga akan menyiapkan sajian istimewa yang nantinya dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung acara ini. Secara bergantian selama lima hari masing-masing hotel tersebut akan menghadirkan menu-menu istimewa, seperti chicken fajitas dan shawarma yang akan disajikan oleh The Rinra Makassar.
Lalu Claro Makassar akan menyajikan mie kuah iga dan rujak tahu. Dalton Makassar juga akan menyajikan menu khususnya, berupa tomyam bakso kelapa, sate bakso dan sosis serta nasi bakar. Tak kalah menariknya, Almadera Makassar juga akan hadir dengan sajian aneka jus segar yang tentu akan sangat menggiurkan bagi para pengunjung.
Dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Bar on 3 The Rinra Makassar, Kamis (1/9), masing-masing perwakilan unit hotel PHI sepakat bahwa mereka sangat antusias dengan kembali digelarnya event F8 ini.
Marcom Manager The Rinra Makassar Azis Munawir, mengatakan masyarakat Makassar pada khususnya sudah sangat merindukan event ini hadir kembali setelah sekian lama dinantikan.
“Tak dapat dipungkiri, Kota Makassar telah tumbuh menjadi ekosistem yang sangat baik untuk penyelenggaraan kegiatan-kegiatan eksibisi dan impresariat. F8 adalah salah satu bukti kepercayaan masyarakat bahwa Makassar sudah siap untuk ramai lagi,” ujar Azis.
Sementara itu, Marcom Manager Claro Makassar Ricwan Wahyudi menuturkan, kehadiran hotel Claro Makassar dan unit hotel lain adalah bukti dukungan PHI terhadap program-program Pemerintah Kota Makassar. “Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan menikmati persembahan event F8 bersama PHI,” kata Ricwan.
Lebih lanjut disampaikan Corporate Director of Sales and Marketing PHI Ellen Martha Silaen. Pihaknya berharap dengan perhelatan event F8 ini sekaligus dapat mengangkat kembali minat kunjungan orang-orang ke Kota Makassar, sehingga akan berdampak baik pada tingkat hunian di hotel.
Sementara itu, untuk menyemarakkan pembukaan F8, sebuah tari kolosal yang diiringi permainan musik dan choir atau paduan suara dari 500 siswa SMP akan ditampilkan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Muhyiddin Mustakim, menerangkan para pengisi acara tersebut diambil dari perwakilan seluruh SMP yang ada di Kota Makassar. Mereka sudah latihan secara intens selama dua pekan di tribun tertutup Lapangan Karebosi Makassar. Latihan dikoordinasi langsung oleh guru-guru seni dan Yayasan Anging Mammiri (Yama) di bawah asuhan Iin Yoesoef Madjid. (rhm)
