MAKASSAR,BKM–PT Meida Wisata akan memberangkatkan sebanyak 1.300 calon jemaah umrah asal Sulawesi Selatan, untuk bulan September ini.
Untuk itu, salah satu agen travel haji dan umrah yang telah mendapat izin dari Kementerian Agama sejak tahun 2017 dan diperbarui pada tahun 2021 itu, menggelar Manasik Umrah 1444 H, di Phinisi Ballroom, Hotel Claro, Makassar, pada Kamis (1/9).
Direktur Utama PT Meida Wisata, Abdul Samad Hamid, menjelaskan, manasik merupakan salah satu hal yang penting dilakukan sebelum melakukan perjalanan ibadah haji dan umrah.
“Karena perjalanan yang akan kita lakukan ini tidak seperti perjalanan biasa. Tetapi perjalan ini telah memiliki aturan-aturan dan syarat-syarat tertentu yang mesti diketahui oleh calon jamaah,” kata Samad di hadapan ratusan calon jemaah umrah saat memberi sambutan.
Ada tiga lokasi yang akan dikunjungi nantinya oleh calon jamaah umrah. Yakni Masjid Nabawi di Madinah Arab Saudi, Masjidil Haram di Makkah Arab Saudi, dan Masjid Al-Aqsha di Palestina.
Selain itu, calon jamaah juga akan dibawa ke Jordania yang merupakan salah satu negara dari negeri Syam di masa lampau. Lalu, juga akan berkunjung ke salah satu gunung di Palestina dan Mesir.
Sementara itu, perwakilan Kanwil Kemenag Sulsel, Muh Yunus Muin, yang hadir memberi sambutan menekankan, ada lima hal yang mesti dipastikan oleh jemaah sebelum memutuskan untuk umrah melalui agen travel.
Yakni izin travel dari Kemenag, pesawat penerbangan, jadwal keberangkatan, hotel lokasi menginap saat umrah, dan visa.
Sedangkan, Owner PT Meida Wisata, Meity Rahmatia menegaskan, pihaknya memang telah bekerja sama dengan salah satu maskapai penerbangan, pihak hotel di lokasi umrah, memiliki tim khusus untuk menerima calon jamaah umrah yang dibawa oleh Meida Wisata.
“Jadi di Meida itu, mereka (calon jamaah) itu sisa memilih kapan mau berangkat. Bukan menanyakan kapan ada keberangkatan?,” kata anggota DPRD Sulsel Fraksi PKS itu. “Itu kelebihannya kita,” tambahnya.
Meity menjelaskan, jadwal keberangkatan Meida Wisata itu yakni 4 kali dalam sepekan. Bahkan, katanya, kuota pendaftaran untuk bulan Desember 2022 telah ludes.(rif)
