MAKASSAR, BKM — Menjadikan Universitas Negeri Makassar (UNM) sebagai tempat kuliah merupakan pilihan yang tepat. Tidak boleh ada rasa penyesalan menjadi mahasiswa di UNM.
Bagaimana tidak, proses akademik akan dibimbing oleh 101 guru besar/profesor dan lebih 500 doktor. Jadi, mahasiswa akan dibimbing dan diajar oleh sumber daya manusia dosen yang berkualitas dan mumpuni.
Hal ini ditegaskan Rektor UNM, Prof. Dr. Ir. H. Husain Syam, M.TP., IPU., ASEAN Eng. ketika menyampaikan motivasi dan inspirasi di depan mahasiswa baru (maba) program magister (S-2) dan program doktor (S-3) tahun akademik 2022/2023 dalam kegiatan orientasi akademik dan kuliah perdana yang dilaksanakan pada Senin, 5 September 2022, yang hadir secara luring di Ballroom Teater Menara Pinisi dan secara daring.
Mantan Dekan Fakultas Teknik dua periode ini mengingatkan agar proses akademik di PPs UNM harus berjalan lancar. Bahkan, untuk tahapan ujian dapat dilakukan bukan saja pada hari kerja, melainkan pada Sabtu dan Minggu. Penjadwalan proses akademik ujian dapat diselenggarakan pada malam.
“Saya tidak mau lagi mendengar laporan bahwa di PPs itu mudah masuk tetapi susah keluar. Karena itu, proses akademik jangan terhambat dengan berbagai alasan. Meskipun demikian, tentu saja mahasiswa tetap menjalani kewajiban sesuai dengan tahapan mekanisme dan aturan yang ada,” tegas Guru Besar Teknologi Pertanian.
Ketua Umum ISNU Sulsel ini melanjutkan, sebagai mahasiswa PPs harus memiliki talenta kewirausahaan, seperti berani mengambil risiko, berpikir dan bertindak berbeda dari kebiasaan yang telah ada. Mahasiswa mesti mampu berinovasi dan kreatif. Bukan berarti didorong untuk menjadi startup atau pebisnis. Semangat dan motivasi karakter kewirausahaan harus terpatri di hati sanubari semua mahasiswa UNM.
Prof. Husain Syam atau selalu disapa PHS, menyatakan bahwa UNM telah menyiapkan akses dan kapasitas jaringan internet, sehingga mahasiswa UNM akan sejajar dengan mahasiswa di luar negeri. Sebab, akses informasi di bidang teknologi akan sama dengan mahasiswa di luar negeri.
Mahasiswa UNM akan memperoleh sumber informasi ilmu pengetahuan dan teknologi akan sama di seluruh dunia. Mahasiswa dan dosen dapat mengakses di manapun berada.
PHS menyampaikan inspirasi sebagaimana banyak ditanyakan bahwa bagaimana menjadi orang sukses. Untuk menjadi mahasiswa sukses, kata Prof Husain, diperlukan langkah pertama adalah perencanaan. Berikutnya harus menjalani proses. Untuk mencapai masa depan harus direncanakan sekarang. Masa depan harus dibeli. Jika ada orang sukses tiba-tiba begitu saja, itu bersifat kasuistis.
“Kalau Anda membeli masa depan dengan pengorbanan, maka dapat dikatakan akan mencapai sukses yang gemilang,” ujarnya, sembari menyampaikan rumus sukses AxBxCxD. A adalah alat, B sarana bekerja, C adalah tujuan (mimpi), dan D adalah doa.
”Keempat unsur itu harus menjadi satu kesatuan. Formulanya perkalian bukan pertambahan. Sebab, perkalian merupakan suatu sistem berkelanjutan,” lanjutnya.
Rektor UNM dua periode ini menekankan bahwa kesuksesan hidup seseorang banyak ditentukan seberapa besar dan kuat dari formula yang dimiliki. Meskipun alat, sarana bekerja, dan tujuan sudah dimiliki, jika abai terhadap doa maka mustahil bisa meraih sukses. Doa menjadi kunci utama. Doa kepada Allah Swt wajib dilakukan setelah formula AxBxC sudah terpenuhi.
Ia berpesan kepada mahasiswa bahwa salah cara untuk lepas dari jerat kemiskinan adalah dengan mencari ilmu. Sambil mengutip sebuah ayat Al-Qur’an, Prof Husain menegaskan bahwa orang yang berilmu akan ditingkatkan derajatnya. Status sosial di masyakat semakin baik sehingga diberi kemudahan dalam meraih cita-citanya.
“Karena itu, menuntut ilmu di UNM menjadi pilihan yang tepat agar dapat meningkatkan derajat dan bermanfaat bagi sesama. Belajarlah dengan baik, serta ikuti semua aturan dan mekanisme proses akademik sehingga dapat menyelesaikan pendidikan dengan cepat,” pesan PHS dalam mengakhiri kuliah perdana sebagai tanda penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2022/2023. (rls)
