pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

PMII MInta Kenaikan BBM Ditinjau Ulang

PAREPARE, BKM — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Parepare menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Kamis (8/9). Aksi massa berjalan tertib. Star dari Tugu Tunas Kalapa Persimpangan Jalan Karaeng Borane menuju Lapangan Olahraga Andi Makkasau Parepare dikawal ketat aparat kepolisian Polres Parepare.

Massa mahasiswa yang bergabung dalam PMII terdiri dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Institut Andi Sapada, dan Ormas lainnya merupakan gerakan terbuka menuntut pemerintah meninjau ulang atas keputusanya menaikan harga BBM.
Jendral Lapangan Muh Fajar dari perguruan Institut Andi Sapada Parepare mengurai gerakan terbuka yang dilakukan dimulai star dari kampus masing- masing yakni, IAIN, dan Institut Andi Sapada ketemu di Tugu Tunas Kelapa menuju Lapangan Olahraga Andi Makkasau, dan selanjutnya ke Gedung DPRD Jalan Jend Sudirman kota Parepare.

Menurut Muh Fajar kenaikan harga BBM untuk siapa? Kami menolak lupa korupsi dana Bansos.
Kenaikan harga BBM yang telah disampaikan Presiden RI Joko Widodo melalui akun sosial media secara tersirat menyatakan bahwa pemerintah bakal memberikan sejumlah Bansos dengan total anggaran sebesar Rp 24,17 triliun. Bansos tersebut disalurkan sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM.
Presiden Jokowi berharap, penyaluran Bansos akan meringankan beban masyarakat akibat kenaikan harga sebagai dampak dinaikkannya harga BBM. ”Indonesia sebagai negara berkembang dengan pemakaian pertalite saat ini mencapai 70 persen dari keseluruhan presentasi masyarakat Indonesia yang dimana pemakai bahan bakar jenis Pertalite ini adalah masyarakat menengah kebawah,” jelas Presiden.

Massa aksi menilai kenaikan harga BBM dengan selisih 2.350 per liter untuk pertalite dinilai sangat memberatkan masyarakat. Bahkan pemerintah disebut telah ‘mencekik’ rakyat dengan menaikan harga BBM ditengah situasi ekonomi yang belum stabil karena pandemi covid-19. (mup/C)




×


PMII MInta Kenaikan BBM Ditinjau Ulang

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link