Site icon Berita Kota Makassar

Wakil Ketua DPRD Sulsel Orasi bersama Driver Ojol

MAKASSAR, BKM–Legislator Partai Nasdem yang juga Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi selatan Syaharuddin Alrif ikut berorasi saat diminta oleh driver ojek online (Ojol) yang melakukan aksi demo soal kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dan kenaikan tarif Ojol di wilayah Makassar, Kamis (8/9).

Ratusan driver Ojol menuntut kenaikan tarif segera di realisasikan mengingat kenaikan BBM jenis Pertalite telah dinaikkan pemerintah beberapa hari terakhir ini.
Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif mengaku akan menindak lanjuti tuntutan para driver Ojol di Makassar dan Senin pekan depan akan melakukan pertemuan dengan pihak manajer area masing masing Ojol di kota Makassar serta perwakilan Ojol juga para instansi terkait untuk membahas penyusaian dengan kenaikan tarif Ojol tersebut.

Diketahui aksi demo para driver Ojol seperti In Driver, Maxim, Grab, Gojek dan Driver Shoofee.
Aksi demo tersebut berjalan tertib dan aman dan selanjutnya digelar di depan kantor Gubernur Sulsel.
Sehari sebelumnya, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga Anggota Komisi III DPRD Maros Amril ikut melakukan orasi dalam aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM yang digelar para mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI)
Dalam orasinya, Amril meminta Presiden Joko Widodo membatalkan kebijakan kenaikan harga BBM. Amril dalam orasinya menjelaskan, kenaikan harga BBM berpengaruh besar terhadap kondisi ekonomi masyarakat kecil. Dampak kenaikan BBM mau tidak mau semua kebutuhan pokok pasti bergerak naik dan otomatis sangat berpengaruh terhadap masyarakat kecil. Pemerintah wajib tahu bahwa bagaimana susahnya hidup sebagai keluarga miskin yang harus menghadapi kenaikan BBM . “Dampak pada kenaikan BBM maka harga-harga bahan pokok juga para naik hingga masyarakat miskin makin melarat.”teriak Amri diatas mobil para mahasiswa.

Amril mengatakan bila sebagai anggota DPRD Maros dirinya ikut merasakan kesulitan warga dalam meningkatkan kesejahtraanya. “Dengan segala hormat, kami atas nama DPRD Maros meminta Presiden Jokowi mencabut kenaikan harga BBM,”pinta Amril
Anggota DPRD yang berlatarbelakan pengusaha ini meminta kepada mahasiswa untuk berjuang demi kepentingan masyarakat banyak. Perjuanganmu tidak akan sia sia dan apa yang kalian lakukan kami doakan semoga menjadi nilai ibadah dari Allah Subehanahu wataala. “Saya doakan adik-adik mahasiswa agar apa yang diperjuangkan bisa dikabulkan pemerintah dengan menurunkan harga BBM.”ujar Amril.

Usai berorasi, anggota Komisi III itu mengajak para demonstran masuk ke ruang aspirasi DPRD untuk berdialog terkait kenaikan BBM. “Apa yang jadi aspirasi adik-adik mahasiswa juga jadi suara kami DPRD Maros.”ungkapnya.
Amril menegaskan, pada tema HUT RI ke-77 tahun ini mengusung “Indonesia Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”. Tema itu tidak cocok karena kenaikan BBM tidak akan membuat rakyat bangkit lebih kuat, yang ada semakin terpuruk. Indonesia mungkin pulih dari penyakit, tapi bangkit ekonominya cuma tinggal cerita. Indonesia gagal maju,”tandas Amril.(ari/rif/c)

Exit mobile version