MAKALE, BKM — Dua murid Sekolah Dasar (SD) Buntu Datu, Wiji (8) dan Angga (12) tewas ditempat setelah ditabrak mobil pick up warna hitam nomor polisi DD 8632 BG, Jumat (16/9). Satu rekan korban Theo kondisinya kritis dilarikan ke RS mendapatkan pertolongan medis sedangkan tiga rekannya menderita luka ringan.
Sebelum kejadian enam murid SD Buntu Datu sepulang sekolah jalan kaki dipinggir jalan. Nahas mobil pick up bermuatan kertas makanan dan cat dari arah Enrekang menuju Toraja kecepatan tinggi menabrak mereka dari belang.
Dua diantaranya meninggal ditempat, Angga ditemukan warga tergeletak dipinggir jalan sudah tidak bernyawa. Menyusul Wiji ditemukan di kolong mobil juga sudah meninggal dunia.
Kedua korban yang bertetangga sudah disemayamkan dirumah duka di Buntu Datu, kedatangan jenazah disambut keluarga histeri keluarga. Keduanya dikenal murid peramah, pintar dan penurut. Sementara sopir pick up lari menyelamatkan diri dari amukan warga.
Saksi mata dilokasi kejadian Wahyu mengatakan, mobil pick up menabrak anak sekolah terhenti setelah menabrak pohon dipinggir jalan. Diduga sopir out control sehingga kecalakaan terjadi saat sang murid pulang sekolah. Tim Sat Lantas Polres Tana Toraja sudah melakukan olah TKP dan mengefakuasi mobil pick up terbalik dari amukan massa.
Humas Polres Tana Toraja Erwin mengimbau bahaya yang mengintai anak – anak kita bukan hanya dari penculikan, melainkan juga dari bahaya lakalantas saat anak pulang sekolah.
Menurut Erwin mengutamakan keselamatan anak, sehingga jangan lalai dari pengawasan, sebab setelah kejadian tinggal penyesalan. Kiranya kejadian Laka di Buntu Datu menelan korban dua murid SD tidak terulang kembali. (gus/C)

