MAROS, BKM — Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah II Sulsel menyerahkan bantuan tanaman produktif ke SMPN 15 Simbang, Desa Sambueja, Kecamatan Simbang, Maros. Sabtu (16/9). Penyerahan pohon diterima langsung Kepala SMPN 15 Simbang, Hj Suriani yang dihadiri dewan guru SMP 15 Simbang di halaman kantor pusat balai pembenihan tanaman hutan wilayah II Sulsel.
Saat dihubungi wartawan, Hj Suriani mengaku sangat bersukur. Karena permohonan untuk mendapat tanaman produktif dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK) melalui Balai Pembenihan Tanaman Hutan (BPTH) ditanggapi dengan cepat.
”Sehingga kami di SMPN 15 Simbang mendapatkan bantuan tanaman produktif berupa tanaman durian 40 pohon, jambu 10 pohon, rambutan 50 pohon, puspa 50 pohon, salam 50 pohon, sirsak 50 pohon, kayu putih 25 pohon, kayu manis 15 pohon, dan p metah 10 pohon. Tanaman pohon produktif ini nantinya kami akan tanam di pekarangan sekolah yang masih kosong yang luasnya sekitar kurang lebih satu hektare,” ujar Hj Suriani.
Dikatakan Hj Suriani, penghijauan lingkungan sekolah merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Maros untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya.
Kegiatan penghijauan di lingkungan sekolah SMPN 15 Simbang juga bisa menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian siswa pada upaya konservasi lingkungan. ”Nanti anak-anak yang menjaga dan merawat tanaman produktif ini sehingga mereka nantinya peduli terhadap kelestarian hutan maupun hal lain yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Itulah yang menjadi tujuan kami di SMPN 15 Simbang,” tuturnya.
Suriani yang baru dua bulan lebih menjabat sebagai kepala sekolah telah mengajak guru dan para orangtua siswa untuk mendukung upaya pengurangan emisi gas rumah kaca dengan berpartisipasi aktif dalam upaya penghijauan di lingkungan masing-masing.
”Untuk lingkungan sekolah SMPN 15 Simbang, kami targetkan semua lahan kosong telah dimanfaatkan akan ditanami pohon produktif yang baru kami terima dari KLHK. Mudah-mudahan mimpi-mimpi positif kami bisa berhasil guna untuk kita anak anak kami di SMPN 15 Simbang. Saya ingin mengupayakan agar sekolah kami menjadi hijau dan ditanami pepohonan di areal sekolah yang luasnya kurang lebih dua hektare,” ujar Hj Suriani. (ari/c)

