MAKASSAR, BKM — Anggota Resmob Polda Sulsel dan Jajaran Polrestabes Makassar telah berhasil mengungkap 17 orang pelaku kejahatan berbagai kasus, seperti begal dan kasus penganiayaan.
Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana didampingi Kapolrestabes Makassar, Kombes Budhi Haryano, para Kaposek, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, dan Humas Polrestabes Makassar AKP Lando, Minggu malam (18/9), di halaman Mapolrestabes Makassar, melalui press release.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana mengemukakan, di antara 17 orang pelaku kejahatan, tercatat dua orang remaja yang membawa badik mengaku anggota Batalyon 120. Kedua setelah menjalani pemeriksaan, ternyata bukan anggota Batalyon 120. Keduanya ditangkap Tim Resmob Polda Sulsel membawa badik.
Sementara Kapolrestabes Makassar, Kombes Budhi Haryanto pun membantah soal sebuah rekaman video singkat yang memperlihatkan dua pria mengaku sebagai anggota Batalyon 120 itu. ”Setelah dikonfirmasi dengan ketuanya, tidak benar,” kata Budhi saat press release tersebut.
Sedangkan kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal terjadi di Jalan Faisal pada (18/9) malam juga telah ditangkap anggota Polsek Rappoccini. Dari 17 orang pelaku kejahatan masing-masing tiga orang ditangkap personel Polrestabes Makassar, lima Polsek Biringkanaya, empat Polsek Tamalanrea, lima Polsek Rapoccini, dan dua personel Polda Sulsel. (jul)

