Site icon Berita Kota Makassar

Cita-cita Jadi Guru, Biasa Khawatir tak Juara

JIKA melihat wajahnya yang tampan serta dandanan modis, persoalan insecure sepertinya tak perlu menjadi soal. Tapi, Daniel tidak memungkiri hal itu. Dirinya masih bisa minder dan khawatir jika bertemu dengan pesaingnya dalam sebuah ajang pemilihan model.

DANIEL RICHARD THOENG, itu nama lengkapnya. Remaja cowok ini akrab disapa Daniel. Usianya 17 tahun. Duduk di bangku kelas XII SMA Gemaliel, Makassar.
Enam bulan terakhir ia tergabung dalam sebuah agency model di Makassar. Walau belum terlalu lama, namun sejumlah prestasi telah berhasil direngkuhnya.
Sebut saja Runner Up Empat Mister Sulawesi Selatan, Runner Up 1 Putra Putri Gema Ramadhan 2022, Runner Up 1 Nusantara Got Talent 2022, Runner Up 1 Back To School 2022, Runner Up 2 MTF Market Icon 2022, serta Harapan Tiga Top Model Star 2022.
Di agency tempatnya menempa diri, Daniel belajar bagaimana berjalan di atas catwalk, publik speaking, serta kegiatan lain yang mendukungnya di dunia model. Walau mengaku awalnya hanya coba-coba, akhirnya Daniel tertarik untuk menggelutinya lebih jauh. Apalagi, menurutnya, dari ajang lomba yang diikuti, ia banyak mendapat teman dan keluarga baru.

”Pengalaman pertama ikut lomba model awalnya coba-coba, dan ternyata dapat juara. Salah satu tipsnya adalah selalu belajar,” ujarnya ketika menjadi tamu siniar untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar.

Ditanya tentang cita-cita, Daniel mengaku ingin menjadi guru. Ia kemudian menyebut sosok seorang guru Biologi di sekolah yang jadi panutannya.
Duduk di jenjang terakhir bangku SMA, Daniel berencana untuk vakum sementara waktu dari dunia modeling. Ia ingin fokus mempersiapkan diri menjelang ujian akhir. Setelah itu berencana melanjutkan kuliah di Universitas Negeri Makassar (UNM) mengambil jurusan seni dan teater.
Selama terjun di dunia model, teman-teman dan guru di sekolah mendukung sepenuhnya Daniel. Sepulang sekolah pukul 15.00 Wita, biasanya ia lanjut latihan catwalk pada pukul 16.00 Wita. Latihan dijalaninya selama dua hari sepekan, yaitu pada Selasa dan Kamis.
Ditanya tentang ajang pemilihan yang cukup berkesan baginya, Daniel menyebut event Mister Sulsel. Alasannya, karena banyak finalis yang bisa diajaknya berteman. Mereka datang dari berbagai daerah di Sulsel.

”Waktu itu sampat ada perasaan takut kalah. Tapi dibawa santai saja. Kalau sudah di atas panggung jangan pikir yang lain. Harus fokus,” tuturnya.
Sebuah rencana telah disusun Daniel di tahun 2023 mendatang. Ia berencana mengembangkan kemampuannya dan berlaga di tingkat nasional. (*/rus)

Exit mobile version