MAKALE, BKM — Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg meminta dukungan Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti untuk pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Menurut Zadrak, Tana Toraja menjadi salah satu daerah tujuan wisata unggulan di Indonesia dengan potensi budaya yang unik dan alam yang indah.
“Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir pariwisata Tana Toraja mengalami pasang surut terutama dengan adanya wabah Covid-19,” papar Zadrak saat menerima Ketua DPD RI Lan Nyalla disela-sela melakukan kunjungan kerja ke Tana Toraja, Rabu (21/9).
Zadrak menyebut Pemkab telah menyusun rencana strategis pengembangan pariwisata yang berdimensi budaya dan lingkungan dengan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Namun, rencana yang telah disusun tersebut masih belum optimal dalam memajukan kepariwisataan Tana Toraja.
“Berbagai perubahan yang terjadi, termasuk kondisi kepariwisataan internasional ternyata berpengaruh terhadap kepariwisataan Tana Toraja yang stagnan,” ujar dia.
Salah satu faktor penting yang perlu dibenahi adalah aksesibilitas yang merupakan permasalahan yang perlu segera ditindaklanjuti.
“Kami berharap pengembangan pariwisata Tana Toraja dapat mengakomodir tuntutan, perubahan, kendala dan permasalahan yang terjadi agar dapat menunjang pengembangan pariwisata Sulsel,” ujar Zadrak.
Asisten II Pemkab Tana Toraja, Yunus Sirante menambahkan daya tarik utama pengembangan pariwisata daerah ini selain pemandangan bentang alam nan eksotik dari Puncak Buntu Sarira ke seluruh penjuru Toraja, juga hamparan awan di pagi hari serta sunrise dan sunset. Demikian pula kolam alam di Tilangnga’, goa alam Kambuno, Alang Deata (Lumbung Dewa), Glamping Area, Gugusan Buntu Sarira, Desa Wisata Sarira dan panjat tebing.
“Mengenai aksesibilitas kami harapkan mudah dijangkau oleh semua jenis kendaraan roda dua dan roda empat,” katanya.
Ketua DPD RI, La Nyalla mendukung penuh pengembangan pariwisata di Tana Toraja. Menurutnya, sektor pariwisata merupakan penggerak roda perekonomian di tingkat dasar.
“Pariwisata langsung bersentuhan dengan masyarakat. Saya setuju agar Tana Toraja ini terus dikembangkan, sehingga menjadi destinasi unggulan dengan ciri dan karakternya sendiri,” kata LaNyalla. (gus/C)

