MALILI, BKM — Dinas Perikanan (Diskan) Pemkab Luwu Timur menggelar pelatihan inovasi pembuatan pakan ikan berbahan baku lokal tahun 2022 di Aula Kantor Desa Margolembo, Kecamatan Mangkutana, Rabu (21/9).
Pelatihan yang dibuka oleh Kepala Dinas Perikanan, Alimuddin Nasir mewakili Bupati Luwu Timur sekaligus juga menjadi narasumber dengan dua narasumber lainnya yakni Kabid Perikanan Budidaya Dinas Perikanan, dan Koordinator Penyuluh Perikanan.
Kepala Dinas Perikanan, Alimudin Nasir mengungkapkan, pelatihan bagi para pembudidaya ikan sangat penting karena pelatihan inovasi seperti ini diharapkan akan mendukung berkembangnya ekonomi di daerah, meningkatkan nilai tambah, serta menguatkan struktur ekonomi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Alimuddin mengungkapkan, produksi Perikanan Budidaya di Kabupeten Luwu Timur, khususnya Jumlah produksi udang, bandeng dan ikan air tawar pada tahun 2021 telah mengalami peningkatan sebesar 16,2 persen dibanding tahun 2020, yaitu sebesar 16.631 ton pada tahun 2020 dan meningkat menjadi 19.323 ton pada tahun 2021.
“Upaya Peningkatan produksi perikanan budidaya akan terus dilakukan dengan berbagai kegiatan, antara lain ; Pembangunan jembatan tambak, Pembangunan dan Peningkatan Jalan Produksi Tambak, dan Pemberian bantuan sarana produksi kepada kelompok tani pembudidaya ikan,” jelas Alimuddin.
Adapun sasaran utama pelatihan pembuatan pakan ikan berbahan baku lokal, lanjutnya, adalah para petani pembudidaya ikan yang memiliki semangat inovasi, memiliki potensi bahan baku lokal di sekitar tempat tinggalnya dan dapat menjadi mentor bagi petani pembudidaya ikan lainnya.
“Dengan pelatihan ini, para petani pembudidaya ikan diharapkan dapat membuat sendiri pakan pellet untuk usaha budidayanya dengan memanfaatkan bahan baku lokal. Pakan yang dibuat lebih murah dan lebih segar dibandingkan dengan pakan pabrikan karena bahan bakunya dapat diproduksi sendiri serta murah didapatkan,” harapnya.
Kepala Dinas Perikanan menyampaikan beberapa pesan kepada semua peserta pelatihan untuk lebih meningkatkan kinerjanya dalam mendampingi petani pembudidaya ikan. Kepada petani pembudidaya ikan, agar memenuhi prosedur dan syarat-syarat saat melakukan kegiatan di bidang perikanan budidaya.
“Tingkatkan terus kinerja kita dalam pembangunan perikanan,” tutup Alimuddin. (rls)

