Site icon Berita Kota Makassar

KH Tjamiruddin Oppo Pimpin MUI Bulukumba

BULUKUMBA, BKM — Ketua MUI Sulsel KH Nadjamuddin melantik pengurus MUI Kabupaten Bulukumba masa khidmat 2022-2027 di Aula Kampus STAI Al Gazali Bulukumba, Minggu (25/9).

KH Tjamiruddin kembali didapuk sebagai Ketua Umum MUI Bulukumba untuk periode ketiga. Tjamiruddin didampingi Sekretaris Umum Andi Muhammad Asbar. Menurut KH Tjamiruddin tanpa adanya konsolidasi atau kerjasama antara ulama dan umara, maka sulit untuk menjaga umat. Di satu sisi pemerintah melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan, dan di sisi lain di bidang agama, MUI hadir memberikan pembimbingan tentang bagaimana mewujudkan masyarakat yang religius atau islami.
Saat ini telah melibatkan sejumlah elemen, utamanya dari kaum muda. Selama ini, katanya, MUI Bulukumba memiliki tiga pilar atau elemen yang selama ini membantu dalam mengembangkan kehidupan agama melalui dakwah.

Sementara Wabup Andi Edy Manaf menyampaikan ulama terlebih dahulu hadir sebelum negara atau pemerintahan ini lahir. Sehingga dengan demikian, tatanan bernegara ini tidak bisa lepas dari ulama atau ulama yang negarawan.
“Kita berharap, tidak ada ulama yang memecah belah umat, karena ulamalah penjaga umat,” pintanya.
Dia berharap akan terbangun kebersamaan dan sinergitas dari jajaran pengurus MUI Kabupaten Bulukumba dalam melaksanakan berbagai agenda strategis MUI Bulukumba pada konteks pelaksanaan pembangunan dan kehidupan kemasyarakatan di Kabupaten Bulukumba.
“MUI Bulukumba harus menjadi wadah pemersatu dan perekat berbagai elemen di Kabupaten Bulukumba dalam mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat Bulukumba yang lebih baik,” terangnya.

Sekretaris MUI Bulukumba, Andi Muh Asbar mengutarakan bahwa Visi MUI Bulukumba Terciptanya kondisi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang baik, yang memperoleh ridha dan ampunan Allah SWT (baldatun thayibatun wa rabbun ghafur) menuju masyarakat yang berkualitas demi terwujudnya kejayaan Islam dan kaum muslimin dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai manifestasi dari rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil alamin). (min/C)

Exit mobile version