Site icon Berita Kota Makassar

Bupati Ajak Generasi Digital Jaga Kearifan Lokal

BANTAENG, BKM — Ada dua aspek penting yang harus diperhatikan dalam mengelola konten digital, yakni, olah pikir dan rasa. Kedua aspek ini harus sinkron atau saling berkaitan, agar konten yang kita hasilkan bisa bermanfaat untuk orang banyak.
Hal tersebut isampaikan oleh Bupati Bantaeng, H Ilham Azikin ketika menjadi narasumber dalam kegiatan “Makin Cakap Digital” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo dan dilaksanakan di Makassar, Rabu (28/9).
“Kalau mau menjaga kehormatan diri sendiri, maka harus menjaga kehormatan orang lain dulu. Makanya, kalau mau berinteraksi, lakukan olah pikir dan olah rasa”, katanya.

Dikatakan Ilham, untuk menilai baik tidaknya suatu konten, kita harus mengukur dengan perasaan. “Kalau menurutmu hal ini baik untuk orang banyak, maka coba gunakan perasaanmu. Apakah sudah tepat kita sampaikan kepada orang lain atau bagaimana. Kalau keduanya tidak sinkron, hentikan”, urainya.
Bupati mengajak semua generasi muda untuk senantiasa menjaga kearifan lokal didunia digital ini. Kata dia, digitalisasi saat ini sangat berpotensi mengikis karakter baik yang ada pada diri kita.
“Kita di Sulsel ini punya karakter yang komunal. Kita selalu membangun silaturahmi secara langsung. Pada era digital ini, karakter ini dapat dengan mudah terkikis”, katanya.

Selaian Bupati Bantaeng, ada beberapa bupati lainnya menjadi nara sumber seminar yang dihadiri ribuan pelajar secara offline dan daring. Yaitu, Bupati Maros Andi Syafrii Chaidir Syam, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhisa Asapa dan mantan Walikota Makassar Syamsu Rizal. (wam/C)

Exit mobile version