MAROS, BKM — Seorang lelaki yang diidentifikasi bernama Muhammad Irham (26), warga Dusun Patte’ne, Desa Ujung Bulo, Kecamatan Marusu, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, terlentang di tepi jalan di kampung Bontoleko, Dusun Tanahtakko, Desa Alatengae, oleh warga sekitar pukul 05.00 Wita. Selasa (4/10).
Kasi Humas Polres Maros, Ipda Wahidin yang dihubungi wartawan mengatakan, korban ditemukan warga dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan luka di kepala, kaki, mata lebam dan celana penuh darah tergeletak di tepi jalan.
Warga yang melihat mayat korban langsung berdatangan ke lokasi untuk mengenali korban. Namun tak satupun warga yang mengenalnya. Sehingga petugas identifikasi Polres yang tiba dilokasi kejadian langsung mengevakuasi mayat korban ke RS Palaloi sambil menunggu keluarga korban menjemputnya.
”Mayat korban sudah diamankan di kamar jenazah Rumah Sakit Palaloi,” ujar Wahidin.
Terkait penyebab kematian korban untuk sementara masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Keluarga korban sudah datang di kamar jenazah melihatnya dan semua ciri ciri yang ada didalam tubuh korban sudah sesuai dari pengakuan keluargany. Hanya saja untuk saat ini keluarga korban masih berkordinasi apakah korban mau dilakukan autopsi atau tidak. Tindakan autopsi yang dilakukan penyidik untuk mengungkap penyebab kematian korban harus ada izin tertulis dari keluarganya.
”Autopsi Jenasa korban dapat dilakukan jika pihak keluarga yang memintanya dan bila melarang maka penyidik tidak melakukan autopsi secara mendalam,” ujar mantan Kanit Reskrim Polsek Moncongloe.
Menurut saudara korban dihadapan petugas, korban selama ini tidak bisa tenang tinggal di rumah. Korban selalu saja keluar berjalan kaki. Sehari sebelum ditemukan tewas, korban masih sempat dilihat warga berjalan kaki di depan LP Kelas II Maros. Bahkan sore harinya, korban beridiri di depan Indomaret Carangki.
”Sore harinya saya masih melihat korban berdiri di depan toko Indomarat Carangki,” ujar salah seorang keluarga korban.
Dikatakan keluarga korban, sejak korban habis kecelakaan lalulintas dan mengalami luka di kepala bagian belakang, kondisinya sudah tidak seperti dulu. Bahkan setiap hari mau jalan sendiri tanpa tujuan jelas. Karena sehari sebelum ditemukan tewas, korban sempat juga pulang ke rumahnya makan siang baru keluar lagi dengan berjalan kaki tanpa tujuan.
”Kondisi korban sejak habis kecelakaan sudah ada sedikit kelainan. Namun masih bagus berkomunikasi dengan keluargannya,” tutup Wahidin. (ari/c)

