BANTAENG, BKM — Envision Group adalah perusahaan teknologi hijau yang terkemuka di dunia, serta mitra teknologi nol karbon. Perusahaan ini telah berpengalaman membangun PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu) dan membangun kawasan industri nol karbon di sejumlah negara, seperti India, Paris dan Singapura.
Perusahaan ini menjajaki peluang kerjasama dengan Pemkab Bantaeng yang ditandai dengan kehadiran Indonesia Region Senior Development Manager, Hermanto bersama dengan Senior development manager Envision Group, Nico Li, Kamis (6/10). Keduanya memaparkan potensi tenaga angin yang direkam melalui teknologi satelit yang mereka sebut dengan nama Greenwich.
Dia mengatakan, secara umum, Bantaeng memiliki potensi tenaga angin yang baik. Menurutnya, jika kerja sama ini berjalan lancar, Bantaeng bisa memiliki 67 titik PLTB yang tersebar di sejumlah wiayah di Kabupaten Bantaeng.
“Dengan potensi yang ada itu, maka Bantaeng bisa memberikan suplai sebanyak 867 MWH energi listrik”, katanya.
Dikemukakannya, ada beberapa kelebihan dari kerja sama yang terjalin ini. Salah satunya, Envision akan mempekerjakan lebih dari 600 orang tenaga kerja. Dari jumlah itu sebanyak 70 hingga 80 persen di antaranya adalah tenaga kerja lokal.
Bupati Bantaeng, Ilham Azikin menyambut baik rencana kehadiran Envision Group di Kabupaten Bantaeng. Dia menyebut, Bantaeng adalah daerah yang terbuka untuk semua peluang investasi. (wam/C)
