Site icon Berita Kota Makassar

Kaji Perilaku Konsumsi Siswa SMA, Guru Berprestasi Asal Gowa Raih Doktor di UNM

MAKASSAR, BKM — Perilaku konsumsi yang irasional tidak hanya dialami oleh manusia dewasa, tapi juga melanda aktivitas ekonomi para siswa. Berdasarkan hasil observasi, perilaku siswa cenderung semakin konsumtif dan kurang memperhatikan skala prioritas. Hal ini disebabkan oleh perkembangan teknologi dan kondisi psikologis siswa yang masih dalam proses pencarian identitas diri.

Hal tersebut mendorong Hadasiah, seorang guru di SMPN 3 Parigi, Kabupaten Gowa melakukan riset disertasi dengan judul Determinasi Perilaku Konsumsi Siswa SMa Negeri di Kabupaten Gowa. Ia mempertahankannya dalam sidang ujian promosi doktor secara virtual zoom pada Senin, 10 Oktober 2022.

Sidang ujian promosi doktor untuk meraih gelar doktor di bidang Pendidikan Ekonomi dipimpin oleh Prof.Dr.Anshari,M.Hum. yang beranggotakan Prof.Dr.Muhammad Aziz, M.Si., Dr. Muhammad Rakib, M.Si., Prof.Dr. Romansyah Sahabuddin, M.Si., Prof.Dr. Chalid Imran Musa, M.Si., dan Prof.Dr.Mediaty, SE., M.Si., Ak, Ca.

Hasil penelitian Hadasiah yang juga seorang guru berprestasi di Kabupaten Gowa, pertama adalah status sosial ekonomi orang tua berpengaruh signifikan terhadap perilaku ekonomi siswa. Kedua, pembelajaran ekonomi di sekolah berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumsi siswa. Ketiga, pendidikan ekonomi dalam keluarga berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumsi siswa. Keempat, gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumsi siswa. Kelima, status sosial ekonomi orang tua berpengaruh signifikan terhadap gaya hidup.

“Selanjutnya, keenam pembelajaran ekonomi di sekolah berpengaruh signifikan terhadap gaya hidup. Ketujuh, pendidikan ekonomi dalam keluarga berpengaruh signifikan terhadap gaya hidup. Delapan, status sosial ekonomi orang tua berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumsi siswa melalui gaya hidup. Sembilan, pembelajaran ekonomi di sekolah berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumsi siswa melalui gaya hidup, dan sepuluh pendidikan ekonomi dalam keluarga berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumsi melalui gaya hidup,” tegas Guru Inti Pusat Belajar Kabupaten Gowa, 2017-2022 ini.

Seusai menjawab pertanyaan, sanggahan, dan klarifikasi tim penguji, Hadasiah dinyatakan lulus dengan memeroleh IPK 3,92 atau predikat kelulusan sangat memuaskan. Ia tercatat sebagai alumni ke-1116 PPs UNM dan ke-70 Program Studi S-3 Pendidikan Ekonomi. Nilai ujian promosi yang diberikan adalah A.

Dalam testimoninya, Dr.Ulfa Tenri Batari, M.Pd. selaku Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, menyampaikan terima kasih kepada PPs UNM yang telah membimbing salah seorang guru terbaiknya untuk meraih gelar doktor.

“Selama ini, telah banyak guru-guru di Kabupaten Gowa yang sukses meraih gelar doktor di PPs UNM, termasuk saya sebagai alumni Program Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia. Tingginya minat guru-guru di Kabupaten Gowa untuk meraih gelar magister atau doktor membuktikan bahwa PPs UNM memiliki kualitas yang unggul,” tegas Dr. Ulfa Tenri Batari, M.Pd.

Dr. Hadasiah, S.Pd., M.Pd. dilahirkan di Kacci-kacci, 25 Agustus 1985. Selain mengabdi sebagai guru SMA, MA, MTs, juga pernah menjadi staf di Kantor Kecamatan Bontonompo Selatan dan Tinggimoncong Kabupaten Gowa.

Ia termasuk guru berprestasi, di antaranya instruktur nasional Guru Pembelajar (2016), instruktur nasional Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (2017), tim pengembang Gowa sebagai Kabupaten Pendidikan (2017), peserta terbaik I Penyegaran Instruktur Nasional PKB (2017), classpoint School Coach, dan pengajar Praktik Guru Penggerak Angkatan 7. (rls)

Exit mobile version